unique visitors counter
⌂ Beranda News Kapal Niaga Iran Diserang di Dekat Selat Hormuz, 1 Tewas
News

Kapal Niaga Iran Diserang di Dekat Selat Hormuz, 1 Tewas

Ilustrasi kapal niaga di perairan Selat Hormuz dekat Iran
Kapal Niaga Iran Diserang di Dekat Selat Hormuz, 1 Tewas
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Perhatian kawasan kembali tertuju ke Selat Hormuz setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran meningkatkan tekanan di Bab el-Mandeb.

Houthi menyatakan hanya menyasar Arab Saudi, namun pasar tetap waspada.

Harga global minyak, gas alam, dan produk terkait dilaporkan semakin tinggi.

Lalu lintas kapal niaga di Selat Hormuz tetap rendah seiring serangan yang terus berlanjut.

AS menyatakan pasokan minyak tetap mengalir karena militernya membantu mengarahkan kapal di sepanjang pantai Oman, meski berisiko diserang.

Iran menyebut menteri luar negeri negara-negara kawasan akan bertemu pada Senin untuk membahas pengelolaan pelayaran.

Namun Bahrain menyatakan tidak akan hadir karena tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Teheran.

Belum jelas negara lain yang akan hadir, dan Iran tidak mengeluarkan pernyataan baru pada Minggu.

Sejak awal perang, Iran menyatakan minat agar kapal membayar biaya transit.

Iran mengatakan lalu lintas menuju Teluk Persia melewati perairan Iran, sedangkan rute keluar sebagian melewati perairan Iran dan sebagian perairan Oman.

Iran menegaskan kesepakatan dengan Oman soal selat tidak berarti jalur itu akan dibuka untuk pelayaran.

Presiden Iran mengatakan jalur itu akan dibuka dengan syarat AS menghentikan blokadenya.

Ada optimisme di kawasan bahwa negara-negara Teluk dapat memanfaatkan pertemuan itu untuk menyatakan respons kolektif.

Selama berbulan-bulan, mereka menghadapi serangan Iran yang disebut Teheran menyasar aset militer AS di wilayah mereka.

Esfandyar Batmanghelidj dari Bourse & Bazaar Foundation menilai Oman berharap kesepakatan itu mendapat dukungan kawasan sehingga AS mengakui masa depan selat ditentukan negara-negara regional.

📰 Update Terbaru