Setelah itu, sebanyak 4 persen pasokan minyak global dapat terancam, di samping jutaan barel per hari yang sudah hilang akibat gangguan lalu lintas melalui Selat Hormuz.
Arab Saudi belum memberikan rincian lengkap tentang tingkat kerusakan pipa atau berapa lama pipa akan offline.
Sumber yang berbicara kepada Reuters memberikan perkiraan yang saling bertentangan untuk waktu perbaikan, mulai dari hitungan hari hingga minggu.
Citra satelit menunjukkan kolom asap besar dari lokasi di sepanjang pipa.
Pertemuan di Oman Ditunda
Setelah Agustus yang tenang ketika aliran minyak Timur Tengah kembali meningkat, dua pekan terakhir menyaksikan eskalasi perang yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel enam bulan lalu.
Tidak ada pembicaraan damai yang digelar sejak kesepakatan sementara pada Juni runtuh setelah beberapa minggu.
Dalam inisiatif diplomatik yang jarang terjadi, pejabat Iran menyatakan akan menghadiri pertemuan Senin dengan negara-negara Arab Teluk di Oman untuk mempresentasikan kesepakatan yang mereka klaim telah dicapai dengan Oman mengenai rute pelayaran masa depan melalui selat tersebut.
Namun Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr Albusaidi, mengumumkan larut malam Minggu bahwa pertemuan regional tersebut ditunda "demi kepentingan konsensus."
"Kami tetap berkomitmen untuk mendorong dialog yang mendukung stabilitas dan kerja sama yang langgeng di kawasan kami," tulisnya dalam unggahan di X.
Kantor berita Fars Iran mengutip pejabat kementerian luar negeri Iran pada Minggu malam yang mengatakan pertemuan Oman ditunda atas permintaan beberapa negara kawasan dalam keputusan bersama Teheran dan Muscat.
Pejabat tersebut mengatakan Iran akan berkoordinasi dengan Oman untuk menentukan tanggal yang tepat untuk menggelar pertemuan, menurut kantor berita itu.