Inisiatif ini menandai pergeseran dari pemasaran destinasi konvensional.
Alih-alih mengandalkan iklan televisi atau media sosial semata, otoritas pariwisata menyematkan destinasi perjalanan nyata ke dalam kerangka naratif media interaktif.
Setelah Woochi the Wayfarer resmi diluncurkan, KTO dan NEXON Games berencana menghadirkan kampanye pemasaran bertarget yang menghubungkan lokasi dalam game dengan padanannya di dunia nyata.
Pemain akan mendapat peta dan panduan untuk mengunjungi situs fisik yang menginspirasi perjalanan virtual mereka.
Bagi Korea, yang mencatat ledakan ekspor budaya di bidang musik, televisi, dan kuliner, game menjadi frontier berikutnya untuk mendorong kunjungan wisatawan.
Dengan menyematkan landmark bersejarah autentik dan pemandangan luas langsung ke konsol game global, otoritas pariwisata Korea berharap petualangan digital hari ini berubah menjadi pemesanan penerbangan esok hari.