Betrand Peto membantah tudingan melakukan pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya di sebuah kelab malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Bantahan itu disampaikan Betrand didampingi kuasa hukumnya dalam konferensi pers pada Senin (14/9).
Ia menegaskan kabar yang beredar di media sosial tidak mencerminkan fakta di lapangan.
"Saya ingin menyampaikan bahwa seperti yang sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan hal yang seperti apa yang dibilang," kata Betrand.
"Untuk permasalahan yang dia bilang aku tuh tindakan seksual, aku tidak melakukan itu sama sekali."
Betrand menyebut dirinya berjanji kooperatif menghadapi gugatan hukum yang dilayangkan kepadanya.
Ia juga memastikan tidak akan menutupi atau memanipulasi apa yang sebenarnya terjadi.
Betrand mengatakan dirinya selalu berusaha menjaga nama baik dirinya sendiri serta orang tuanya, terutama Ruben Onsu.
Ia pun heran ketika ada perempuan yang baru ia kenal bisa mengaku hal tersebut.
"Aku pasti menjaga nama baikku dan menjaga nama orang tuaku.
Karena satu, ya tiba-tiba cewek yang aku nggak kenal, aku langsung melakukan hal seperti itu, itu tuh tidak mungkin," kata Betrand Peto.
Kuasa hukum sebut tak ada niat
Pengacara Betrand Peto, Koko Joseph Irianto, menegaskan bantahan kliennya juga didukung kesaksian sejumlah pihak.
Menurutnya, dugaan kekerasan seksual atau pemerkosaan yang dialamatkan kepada Betrand tidak pernah terjadi.
"Kami membantah dengan tegas bahwa hal itu tidak ada dan tidak benar.
Tidak pernah ada pelecehan seksual di depan toilet yang dilakukan oleh klien kami," kata Koko Joseph Irianto.
"Tidak ada niat sedikit pun dari klien kami juga untuk melakukan hal itu, dan kami rasa juga dari saksi-saksi yang ada, hal itu dirasa tidak mungkin karena di dalam ruangan tersebut terdapat banyak orang," lanjutnya.
