Zeldin pada Senin mengatakan pemerintahan Trump hadir untuk melindungi energi Amerika dan memastikan masyarakat mampu membayar listrik.
Kelompok lingkungan dan kesehatan publik menyebut pembongkaran aturan baru itu berbahaya dan bersumpah menantangnya di pengadilan.
Penasihat umum Environmental Defense Fund, Vickie Patton, mengatakan perobohan perlindungan nasional terhadap polusi iklim dari pembangkit listrik akan menimbulkan biaya besar bagi kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan keluarga.
Menurut Patton, warga Amerika di mana pun sudah menderita akibat panas ekstrem, banjir dan badai yang lebih berbahaya, serta biaya asuransi yang melonjak.
Patton menegaskan EPA memiliki tanggung jawab hukum melindungi publik dari polusi berbahaya.
Ia menambahkan teknologi bersih, terjangkau, dan andal sudah tersedia luas untuk memasok listrik rumah dan bisnis.
Pembangkit listrik berbahan bakar batu bara, gas, dan minyak bertanggung jawab atas sekitar seperempat total polusi iklim nasional.
Jumlah itu hanya kalah dari sektor transportasi.
Polusi dari pembangkit listrik merupakan salah satu sumber polusi penyebab perubahan iklim terbesar di dunia.
Analisis Associated Press tahun lalu menemukan aturan yang menjadi target EPA di bawah Trump dapat mencegah sekitar 30.000 kematian.
Aturan itu juga dapat menghemat 275 miliar dolar AS setiap tahun selama diberlakukan.
Bahkan pembongkaran sebagian aturan akan berarti lebih banyak polutan seperti smog, merkuri, dan timbal.
Yang paling menonjol adalah peningkatan partikel kecil di udara yang dapat masuk ke paru-paru dan menyebabkan masalah kesehatan.
Dampaknya juga mencakup emisi gas rumah kaca yang lebih tinggi sehingga mendorong pemanasan Bumi ke tingkat yang lebih mematikan.
Biden menjadikan perang melawan perubahan iklim sebagai ciri khas masa kepresidenannya.
Di bawah aturan EPA yang ketat pada 2024, pembangkit listrik batu bara seharusnya dipaksa menangkap emisi cerobong atau ditutup.
