Samsung resmi mengumumkan Galaxy A18 4G dengan kejutan di sektor chipset. Ponsel ini tidak memakai chip MediaTek seperti yang sempat diperkirakan, melainkan Exynos 1610 buatan Samsung sendiri.
Sebelumnya, listing benchmark pada Agustus menampilkan MediaTek Helio G99 sebagai prosesor Galaxy A18 4G. Chip yang sama juga pernah muncul di Galaxy A15, A16, dan A17 4G.
Namun, Samsung akhirnya memilih Exynos 1610. Informasi mengenai detail chip tersebut masih sangat terbatas.
Spesifikasi Galaxy A18 4G
Galaxy A18 4G mengusung layar Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 90Hz. Bodinya memiliki frame datar dengan sudut membulat dan notch waterdrop di bagian depan.
Di sektor kamera, terdapat kamera utama 50MP, ultrawide 5MP, dan makro 2MP. Sementara itu, kamera selfie beresolusi 13MP.
Baterainya berkapasitas 5.000mAh dengan dukungan fast charging 25W. Samsung menyebut ponsel ini dapat mencapai 50% daya dalam sekitar 30 menit.
Galaxy A18 4G juga dilengkapi sejumlah fitur Galaxy AI, termasuk Circle to Search. Ada pula integrasi Gemini untuk tugas seperti mengirim pesan atau menambah agenda lewat bahasa alami.
Ponsel ini memiliki rating IP64 terhadap debu dan cipratan air. Sistem operasinya One UI 9.0 berbasis Android 17 dengan dukungan enam tahun pembaruan OS dan keamanan.
Kebijakan pembaruan itu sejalan dengan yang diperkenalkan Samsung pada Galaxy A17.
Harga dan Ketersediaan
Galaxy A18 4G tersedia dalam warna Black, Gray, dan Light Blue. Versi dasar memiliki RAM 4GB dan penyimpanan 128GB.
Harganya dipatok €280 di Prancis, NOK 3.290 di Norwegia, dan SEK 3.290 di Swedia.
Norwegia dan Swedia juga mendapat varian 256GB dengan harga NOK 5.190 dan SEK 5.190.
