Andika Mahesa menyatakan keinginannya untuk vakum dari Kangen Band. Keputusan itu muncul setelah polemik pembubaran band yang sempat mencuat di ruang publik.
Penyanyi yang dikenal sebagai Babang Tamvan ini mengaku trauma dengan dinamika internal yang terjadi. Ia merasa tidak dihargai dan seperti diinjak-injak.
Keinginan vakum itu disampaikannya sebagai upaya menenangkan diri. Ia juga ingin melindungi perasaan keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
Alasan Andika Mahesa Ingin Vakum
Andika menegaskan bahwa ia tidak berniat mundur dari Kangen Band. Namun, ia memilih vakum untuk sementara waktu.
Ia mengaku kasihan kepada anak-anak dan keluarganya. Menurutnya, banyak pihak yang tersakiti oleh permasalahan tersebut.
Permasalahan itu juga memicu rasa canggung untuk tampil di hadapan publik. Andika menyayangkan keputusan sepihak yang terjadi tanpa dibicarakan secara kekeluargaan.
Ia menilai persoalan tersebut seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi baik. Andika menyebut semua pihak bisa saling memaafkan dan menelepon satu sama lain.
Pengalaman itu meninggalkan rasa sakit hati yang mendalam. Ia merasa usahanya membesarkan grup musik tersebut seolah tidak dihargai.
Dinamika seputar Kangen Band juga berdampak kepada promotor. Mereka masih memiliki sejumlah jadwal yang harus dipenuhi beberapa waktu mendatang.
Andika menjamin Kangen Band akan menyelesaikan seluruh jadwal penampilan hingga akhir 2026. Hal itu dilakukan demi penggemar dan promotor.
Kabar pembubaran Kangen Band bermula dari unggahan gitaris Dodhy. Ia mengklaim mengalami tindakan tidak adil dan melarang penggunaan lagu-lagu ciptaannya.
Pernyataan emosional itu sempat memicu spekulasi publik mengenai dugaan rekayasa promosi. Namun, spekulasi tersebut kini resmi dianulir.
Pihak Kangen Band menegaskan komitmen untuk tetap bertahan. Mereka sepakat kembali bersama dan melanjutkan perjalanan bermusik.
