unique visitors counter
⌂ Beranda IPTEK Xiaomi Naikkan Harga Redmi Book Pro dan Xiaomi Book Pro di China
IPTEK

Xiaomi Naikkan Harga Redmi Book Pro dan Xiaomi Book Pro di China

Laptop Xiaomi Redmi Book Pro yang mengalami kenaikan harga di China
Xiaomi Naikkan Harga Redmi Book Pro dan Xiaomi Book Pro di China
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Xiaomi dilaporkan menaikkan harga sejumlah model laptop di China secara diam-diam. Penyesuaian ini mencakup lini Redmi Book Pro dan Xiaomi Book Pro.

Kenaikan harga berkisar 400 hingga 700 yuan atau sekitar 60 sampai 104 dolar AS. Perubahan itu berlaku untuk generasi perangkat saat ini maupun yang akan datang.

Informasi ini pertama kali mencuat dari pengamatan blogger teknologi lokal. Sejumlah media seperti ITHome kemudian memverifikasi temuan tersebut.

Daftar perangkat yang terdampak meliputi Redmi Book Pro 14 dan 16 edisi 2025 serta 2026.

Ada pula Redmi Book 14 dan 16 standar untuk 2026, dan Xiaomi Book Pro 14.

Perubahan harga tampak langsung tercermin di platform e-commerce besar China. Penyesuaian ini disebut berlaku segera setelah muncul.

Rincian Kenaikan Harga

Redmi Book Pro 14 2025 sebelumnya dijual 6.799 yuan atau sekitar 1.014 dolar AS pada 15 September.

Kini harganya terdaftar 7.299 yuan atau sekitar 1.088 dolar AS.

Redmi Book Pro 16 2025 mencatat lonjakan tertinggi di kelompok ini.

Harganya naik dari 4.699 yuan atau sekitar 700 dolar AS menjadi 5.399 yuan atau sekitar 805 dolar AS, selisih 700 yuan atau sekitar 60 dolar AS.

Model 2026 juga mengalami kenaikan serupa.

Redmi Book Pro 16 2026 naik dari 7.399 yuan atau sekitar 1.103 dolar AS menjadi 7.899 yuan atau sekitar 1.177 dolar AS.

Varian 14 inci untuk 2026 bergerak dari 7.199 yuan atau sekitar 1.073 dolar AS menjadi 7.699 yuan atau sekitar 1.148 dolar AS.

Xiaomi belum merilis pernyataan resmi yang menjelaskan alasan penyesuaian harga tersebut. Namun, kenaikan harga di pasar PC konsumen umumnya terkait fluktuasi biaya komponen.

Komponen yang dimaksud antara lain memori, penyimpanan, dan panel layar. Faktor logistik rantai pasok yang lebih luas juga dapat berperan.

📰 Update Terbaru