Langkah pencoretan itu makin terdesak setelah pemilik Stadion Gillette di Massachusetts, miliarder Robert Kraft, secara terbuka mengancam akan membatalkan konser Sheeran.
Ancaman itu muncul jika Macklemore tetap dibiarkan tampil di venue miliknya.
Kraft bergeming bahwa keputusannya melarang Macklemore didasari atas rekam jejak retorika yang dinilainya melukai komunitas Yahudi.
Tekanan masif dari pemilik venue seperti Kraft diakui Sheeran menjadi pemicu utama promotor mengeliminasi Macklemore dari daftar penampil.
Ed Sheeran sendiri menegaskan dirinya tidak terlibat langsung dalam keputusan pemecatan tersebut.
Ia berupaya menjaga panggung musiknya tetap menjadi ruang netral.
Sementara itu, Macklemore menyatakan tak menyesali penampilannya.
Ia menganggap pesan kemanusiaan untuk Palestina jauh lebih berharga ketimbang panggung tur.