Rata-rata bunga KPR tetap 30 tahun di Amerika Serikat menembus 7,0 persen, menurut data Freddie Mac yang dirilis Kamis.
Angka 7,03 persen itu menjadi level tertinggi sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden.
Posisi ini juga yang tertinggi sejak 16 Januari tahun lalu, beberapa hari sebelum Trump masuk kembali ke Gedung Putih.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu bunga KPR 30 tahun berada di 6,30 persen.
Kenaikan ini terjadi saat pemilih AS menghadapi tekanan biaya hidup menjelang pemilu sela pada November.
Keterjangkauan harga menjadi perhatian utama bagi pemilih AS dalam beberapa pekan terakhir.
Tekanan Harga Energi dan Suku Bunga
Perang di Timur Tengah yang meletus setelah serangan AS-Israel ke Iran pada akhir Februari memicu lonjakan harga bahan bakar.
Teheran membalas dengan memblokir jalur air vital untuk transit energi, sehingga harga bensin dan diesel melonjak.
Kenaikan harga diesel berpotensi menjalar lebih luas ke ekonomi terbesar dunia itu.
Menyusul kenaikan inflasi, bank sentral AS bulan ini menaikkan suku bunga untuk pertama kali sejak 2023.
Bunga KPR yang lebih tinggi pasca-pandemi Covid-19 telah menekan pasar perumahan AS.
Kenaikan pekan ini diperkirakan semakin membebani calon pembeli rumah.
Laporan terpisah Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan rumah baru naik 6,4 persen secara bulanan pada Agustus.
Penjualan mencapai tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 684.000 unit.
Meski naik secara bulanan, level tersebut masih 2,0 persen di bawah Agustus 2025.