unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Toyota Starlet Era 1980-1990an Masih Diburu, Bengkel Spesialis Sampai Punya Waiting List
News

Toyota Starlet Era 1980-1990an Masih Diburu, Bengkel Spesialis Sampai Punya Waiting List

Toyota Starlet era 1980-1990an yang masih populer di pasar mobil bekas Indonesia
Toyota Starlet Era 1980-1990an Masih Diburu, Bengkel Spesialis Sampai Punya Waiting List
A A Ukuran Teks16px

Toyota Starlet tetap menjadi pilihan otomotif lintas generasi di Indonesia. Hatchback era 1980-1990an ini masih memikat pasar mobil bekas.

Harganya yang relatif ramah kantong membuat Starlet pas diminati pengemudi pemula. Namun, tak sedikit pemilik yang rela merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah untuk restorasi total.

Banyak unit Starlet diturunkan dari orang tua ke anak. Ada pula konsumen yang sengaja membeli kembali karena alasan kenangan manis di masa lalu.

Antrean di Bengkel Spesialis Tak Pernah Sepi

Pemilik bengkel spesialis Toyota Starlet Depok Auto Care, Mamang Mawardi, mengungkapkan antrean perbaikan hingga modifikasi di tempatnya tidak pernah sepi.

Layanan yang dicari mencakup perawatan ringan sampai proyek swap engine.

"Mobil Starlet itu enggak ada habisnya. Di bengkel saja waiting list.

Owner Starlet itu dari level A sampai Z itu ada," kata Mamang.

Menurut Mamang, segmen pengguna hatchback ini sangat luas. Konsumen yang melakukan perbaikan berat umumnya sudah mapan secara finansial, tetapi ekosistemnya tetap ramah bagi pemula.

Ia menyebut teman-teman yang sekadar menggunakan Starlet untuk fungsi harus dirangkul. Mamang mengaku pernah berada di fase minim ilmu, duit, dan pengalaman.

Mamang menjelaskan varian Starlet yang masuk resmi ke Indonesia mayoritas merupakan tipe paling sederhana berfitur terbatas.

Hal itu berbeda dari pasar Eropa atau Jepang yang memiliki opsi lebih beragam.

Kondisi ini memicu antusiasme pemilik lokal untuk membangkitkan nostalgia melalui konversi maupun modifikasi.

"Orang mau bangkitkan kenangan lama. Pernah punya di Belanda, dulu di sana pakai Starlet dua pintu, ingin dong bikin," ucap Mamang.

Bagi pemilik yang memerlukan Starlet sebatas operasional harian, penanganannya dapat disesuaikan dengan anggaran. Perbaikan dikerjakan secara terukur agar kendaraan tetap aman dan nyaman dikendarai.

"Masalah pada mobil juga tinggal kasih solusi secara proporsional saja," kata Mamang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru