Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyiapkan kendaraan listrik baru bernama Neira untuk memperluas pilihan mobil elektrifikasi di Tanah Air.
Model tersebut mengusung bentuk Sport Utility Vehicle (SUV) dengan kapasitas tujuh penumpang.
Pengembangan kendaraan ini berkaitan dengan karakter pasar otomotif nasional yang masih memberikan perhatian besar terhadap mobil keluarga.
Kapasitas angkut penumpang menjadi salah satu pertimbangan penting konsumen Indonesia ketika memilih kendaraan.
Selama ini, kendaraan keluarga dengan konfigurasi tujuh tempat duduk memiliki posisi tersendiri di pasar nasional.
Model Multi Purpose Vehicle (MPV) termasuk jenis kendaraan yang banyak diminati karena mampu mengakomodasi kebutuhan perjalanan bersama keluarga.
Melihat kondisi tersebut, Hyundai menghadirkan Neira sebagai SUV listrik yang menawarkan kapasitas lebih besar.
Kehadirannya sekaligus menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memperluas jajaran kendaraan berbasis energi listrik di Indonesia.
Alasan Hyundai Pilih Konfigurasi Tujuh Tempat Duduk
Presiden Direktur HMID Kenny Lee mengungkapkan bahwa penerimaan masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi Hyundai masih menunjukkan perkembangan positif.
Respons konsumen tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk melanjutkan pengembangan produk listrik.
Berdasarkan riset terbaru yang disampaikan perusahaan, Hyundai berhasil masuk dalam dua besar merek mobil listrik yang paling diminati kalangan milenial dan Generasi Z.
Capaian tersebut memperlihatkan posisi Hyundai di tengah konsumen muda.
Kenny menjelaskan bahwa perkembangan positif tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap mobilitas elektrifikasi.
"Momentum positif ini mendorong kami untuk terus memperluas ekosistem kendaraan listrik dan menghadirkan mobilitas listrik yang semakin dekat, relevan, dan mudah diakses oleh masyarakat Indonesia," ujar Kenny saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/11/2026).
Menurut Kenny, kebutuhan konsumen domestik menjadi salah satu dasar pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan produk elektrifikasi Hyundai.
Perusahaan berupaya menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan karakteristik pasar Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Kenny juga mengumumkan kehadiran Neira sebagai bagian dari kelanjutan strategi elektrifikasi perusahaan.
SUV listrik berkapasitas tujuh penumpang itu dipersiapkan untuk memperkaya pilihan kendaraan keluarga berbasis listrik.
"Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kami akan memperkenalkan Neira, SUV listrik tujuh penumpang terbaru Hyundai, yang menjadi babak berikutnya dalam perjalanan elektrifikasi Hyundai di Indonesia," kata Kenny.
Chief Operating Officer HMID Fransiscus Soerjopranoto turut menjelaskan alasan perusahaan memilih konfigurasi tujuh tempat duduk.
Menurut Frans, keputusan tersebut didasarkan pada kebiasaan dan preferensi konsumen Indonesia terhadap kendaraan keluarga.
Segmen kendaraan dengan kapasitas tujuh penumpang dinilai mempunyai karakteristik tersendiri di pasar otomotif nasional.
Pertimbangan tersebut kemudian menjadi salah satu landasan Hyundai dalam menghadirkan Neira untuk konsumen domestik.
Frans juga menjelaskan bahwa nama Neira mempunyai keterkaitan dengan Indonesia, yakni Banda Neira.
Penamaan tersebut disampaikan bersamaan dengan pengenalan identitas produk SUV listrik yang tengah dipersiapkan Hyundai.
"Jadi, kami mengeluarkan kendaraan listrik tujuh penumpang yang tadi sudah sempat disebutkan namanya, yaitu Neira. Neira adalah bagian dari Indonesia, Banda Neira," ujar Frans.
Selain mempertimbangkan kebutuhan pasar, aspek produksi lokal juga menjadi bagian penting dari pengembangan kendaraan tersebut.
Hyundai menyebut Neira sebagai produk yang dibuat di Indonesia dengan memperhatikan karakteristik konsumen dalam negeri.
Dengan demikian, Neira tidak hanya dipersiapkan sebagai tambahan model dalam jajaran kendaraan listrik Hyundai.
Produk ini juga dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar keluarga yang menjadi salah satu segmen penting industri otomotif Indonesia.
"Ini adalah produk yang memang dibuat di Indonesia dan khusus sesuai dengan karakteristik Indonesia.
Nah, pada saat GAW (Gaikindo Auto Week) yang mulai tanggal 20, kita akan memperkenalkan lebih dalam lagi mengenai Neira," kata Frans.
Gaikindo Auto Week 2026 menjadi agenda yang dipilih Hyundai untuk memberikan informasi lebih lengkap mengenai SUV listrik tersebut.
Pameran yang dimulai tanggal 20 itu akan menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Neira secara lebih dekat.
Hyundai tidak hanya menyiapkan pemajangan kendaraan selama penyelenggaraan Gaikindo Auto Week 2026.
Pengunjung juga akan memperoleh kesempatan untuk merasakan langsung kendaraan listrik tujuh penumpang tersebut melalui fasilitas uji kendara.
Fransiscus Soerjopranoto menyampaikan bahwa fasilitas tersebut disiapkan agar masyarakat dapat melihat sekaligus mencoba Neira secara langsung.
Dengan demikian, pengenalan produk dalam pameran mencakup kesempatan melihat kendaraan dari dekat dan merasakan pengalaman berkendara.
Program uji kendara tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengenalan Neira kepada publik.
Melalui kegiatan di GAW 2026, Hyundai akan memperlihatkan lebih jauh SUV listrik tujuh penumpang yang diproduksi di Indonesia dan dirancang mengikuti karakteristik pasar domestik.
