unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Aturan Visa Dilonggarkan, Demam K-Culture Dorong Rekor Wisatawan ke Korea
Lifestyle

Aturan Visa Dilonggarkan, Demam K-Culture Dorong Rekor Wisatawan ke Korea

Wisatawan asing berjalan di kawasan wisata Seoul, Korea Selatan
Aturan Visa Dilonggarkan, Demam K-Culture Dorong Rekor Wisatawan ke Korea
A A Ukuran Teks16px

Korea mencatat rekor kunjungan wisatawan asing sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026. Kebijakan visa yang dilonggarkan dan gelombang global budaya populer Korea disebut menjadi pendorong utama.

Data Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea menunjukkan 15,05 juta wisatawan asing datang pada periode tersebut.

Angka itu melonjak 21,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian itu terjadi jauh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Korea baru menembus 15 juta kunjungan pada pertengahan Oktober.

Agustus 2026 sendiri mencatat rekor bulanan tertinggi sepanjang sejarah. Sebanyak 2,25 juta wisatawan mancanegara tercatat masuk pada bulan itu.

Lonjakan kunjungan turut mendorong belanja wisatawan.

Pengeluaran kartu kredit asing di sektor pariwisata naik 48,5 persen secara tahunan menjadi 14,02 triliun won atau sekitar 10,5 miliar dolar AS hingga Agustus.

Pertumbuhan Korea melampaui sejumlah destinasi Asia tetangga.

Jepang dan Thailand justru mencatat penurunan tipis masing-masing 2,7 persen dan 3,1 persen pada periode yang sama.

Kenaikan terjadi di hampir semua pasar utama.

Taiwan memimpin pertumbuhan di kawasan Tiongkok Raya dengan lonjakan 32,2 persen, sementara pasar Asia Tenggara mencatat kenaikan dua digit.

Indonesia menjadi salah satu pendorong utama dengan kenaikan 22,5 persen. Pertumbuhan itu didukung perluasan rute penerbangan langsung sebesar 8,8 persen.

Kebijakan visa dan strategi K-culture

Pemerintah Korea berperan langsung dalam membuka hambatan perjalanan. Awal tahun ini, Kementerian Kehakiman melonggarkan syarat visa multiple-entry bagi 11 negara Asia Tenggara.

Korea juga meluncurkan program percontohan bebas visa untuk rombongan wisata Indonesia. Pusat pemrosesan visa di luar negeri turut menyederhanakan pemeriksaan dokumen.

Pemohon yang memenuhi syarat kini dapat melewati prosedur pembuktian keuangan yang panjang. Penyederhanaan ini mempercepat proses masuk wisatawan.

Manfaatnya tidak hanya dirasakan Seoul.

Hampir 28 persen wisatawan asing masuk melalui bandara dan pelabuhan laut daerah, menandakan pergeseran menuju kota pesisir dan provinsi pedesaan.

Direktur Jenderal Biro Kebijakan Pariwisata Kementerian, Kang Jung-won, menyatakan pemasaran bertarget dan prosedur masuk yang disederhanakan mendiversifikasi basis pengunjung.

Menjelang Bulan Perjalanan Oktober yang biasanya menjadi puncak kedatangan internasional, pemerintah akan mengawasi prosedur masuk dan memperluas pemasaran K-culture.

Untuk menjangkau wisatawan muda, pemerintah menggandeng influencer ternama dan menggelar acara pop-up interaktif di Asia Tenggara.

Salah satunya pameran K-lifestyle di Singapura yang menarik 120.000 pengunjung selama tiga hari.

Strategi itu dipadukan dengan promosi bersama agen perjalanan online untuk menekan dampak biaya bahan bakar yang tinggi.

Hasilnya, penggemar digital berhasil dikonversi menjadi kunjungan nyata ke berbagai wilayah Korea.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru