Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, meraih medali perunggu Asian Games 2026 setelah langkahnya terhenti di babak semifinal nomor perorangan.
Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Alwi kalah dua gim langsung dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 13-21 dan 15-21.
Hasil ini menambah koleksi medali perunggu Indonesia dari cabang bulu tangkis.
Kekalahan tersebut juga memastikan tidak ada lagi wakil Indonesia di sektor tunggal putra perorangan Asian Games 2026.
Sebelumnya, Jonatan Christie lebih dulu gugur di babak perempat final.
Jalannya Pertandingan
Kunlavut menunjukkan dominasi sejak gim pertama dan terus menekan hingga Alwi menyerah 13-21.
Memasuki gim kedua, Alwi mencoba bangkit dan memberi perlawanan ketat di awal laga.
Namun, Kunlavut mampu mengamankan keunggulan pada interval gim kedua dengan skor 9-11 setelah memanfaatkan bola tanggung dari Alwi lewat smes keras.
Keunggulan itu terus dimanfaatkan pemain asal Thailand tersebut untuk mencetak angka.
Tambahan tiga poin beruntun memperlebar jarak menjadi 9-14.
Tantangan Alwi bertambah akibat kendala akurasi pukulan.
Beberapa kali bola lobnya terlalu melebar keluar lapangan, ditambah ancaman bola tanggung yang dimaksimalkan lawan hingga skor menyentuh 12-16.
Alwi sempat menipiskan jarak menjadi 13-18 melalui smes menyilang, meski percobaan jumping smes berikutnya kembali keluar dari garis permainan.
Perjuangan Alwi berlanjut dengan meraih dua angka beruntun hingga kedudukan berubah menjadi 14-18.
Kunlavut akhirnya mengunci match point setelah pukulan bolanya bergulir tipis di atas net.
Pertandingan resmi berakhir saat pengembalian bola dari Alwi keluar dari lapangan, yang menutup gim kedua dengan skor 15-21.
Kemenangan atas Alwi Farhan membuka peluang bagi Kunlavut Vitidsarn untuk menambah perolehan medali emas atau perak bagi kontingen Thailand di partai puncak.
