unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Henry: Barcola Masih Beradaptasi dengan Gaya Main Liverpool
News

Henry: Barcola Masih Beradaptasi dengan Gaya Main Liverpool

Thierry Henry dan Bradley Barcola
Henry: Barcola Masih Beradaptasi dengan Gaya Main Liverpool
A A Ukuran Teks16px

Legenda sepak bola Prancis Thierry Henry angkat bicara soal performa winger anyar Liverpool, Bradley Barcola.

Menurut Henry, Barcola masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru di Liverpool.

Liverpool merekrut Barcola dari Paris Saint-Germain dengan mahar 123 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,9 triliun pada bursa transfer musim panas 2026.

Namun, pemain berusia 24 tahun itu belum mencatatkan gol maupun assist dalam lima laga perdananya di semua kompetisi.

Kendala Bahasa dan Taktik

Henry menilai Barcola masih perlu menyelaraskan diri dengan skema permainan Liverpool di bawah asuhan Andoni Iraola.

Sebelumnya, Barcola terbiasa dengan taktik Luis Enrique di PSG.

"Tidak selalu mudah ketika Anda terbiasa dengan sistem dan gaya permainan tertentu, di mana semua orang memahami apa yang sedang terjadi setiap saat," kata Henry.

"Dia baru saja tiba di Liverpool, tidak bisa berbahasa Inggris, dan menghadapi gaya permainan serta intensitas liga yang berbeda," ujar Henry.

Henry juga menyoroti bahwa pemain yang masuk ke dalam sistem Luis Enrique dapat tampil gemilang, seperti Kvaratskhelia, Dembele, Doue, dan Barcola.

Penyelesaian Akhir Jadi Catatan

Selain kendala bahasa dan taktik, Henry menekankan pentingnya peningkatan penyelesaian akhir bagi Barcola.

Henry membagikan pengalamannya saat awal berkarier untuk memberikan pandangan realistis mengenai tekanan yang dihadapi pemain baru.

"Saya juga harus menghadapi situasi serupa, lalu tiba-tiba ada perubahan dan saya merasa lebih nyaman.

Anda mulai bisa berbahasa Inggris, bisa bercanda di ruang ganti, rasa malu berkurang, dan orang-orang mulai memahami karakter Anda," ujar Henry.

"Bukan hal mudah untuk mengawali karier dalam situasi seperti itu. Dia tidak meminta nilai transfer yang tinggi, tetapi beban itu tetap ada padanya.

Kita semua tahu bahwa dalam situasi satu lawan satu, dia sangat mematikan dan punya kecepatan," tutur Henry.

"Satu-satunya hal yang perlu dia perbaiki adalah penyelesaian akhirnya, tetapi itu wajar.

Jika Anda membandingkan kemampuan penyelesaian akhir saya saat berusia 19 atau 20 tahun dengan saat menjelang akhir karier," kata Henry.

"Perbedaannya sangat jauh. Saya menjadi jauh lebih yakin dengan permainan saya," ujar Henry.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru