unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Klaim Asuransi Jiwa akibat Influenza di Indonesia Naik, Allianz Bayar Rp 13,8 Miliar
News

Klaim Asuransi Jiwa akibat Influenza di Indonesia Naik, Allianz Bayar Rp 13,8 Miliar

Ilustrasi vaksinasi influenza dan perlindungan asuransi kesehatan
Klaim Asuransi Jiwa akibat Influenza di Indonesia Naik, Allianz Bayar Rp 13,8 Miliar
A A Ukuran Teks16px

Lonjakan kasus influenza di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir mulai memicu kenaikan klaim kesehatan di sejumlah perusahaan asuransi jiwa.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat adanya peningkatan pengajuan klaim pembayaran medis dari anggota perusahaan.

Meski demikian, tren kenaikan pembayaran klaim tersebut dipastikan masih berada pada tingkat toleransi yang wajar.

"Memang ada beberapa perusahaan mengalami kenaikan dari klaim karena influenza tersebut, tetapi tidak masif," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Albertus Wiroyo.

Pemerintah bersama Kementerian Kesehatan terus mendorong pemberian vaksinasi guna mencegah penyebaran virus semakin membesar.

Program pencegahan ini diharapkan mampu menekan angka lonjakan klaim kesehatan di industri asuransi jiwa pada masa mendatang.

"Semoga tentunya tidak akan menjadi masif. Seharusnya influenza itu ada pencegahannya, ada vaksinnya juga," ujar Albertus Wiroyo.

Ia berharap langkah pemerintah dan Kemenkes membuat masalah tersebut tidak menjadi batu sandungan atau memberikan dampak besar terhadap ekosistem asuransi kesehatan.

OJK Menunggu Laporan Resmi Industri

Pengawasan terhadap dinamika industri asuransi kesehatan juga terus dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat ini pihak regulator masih menunggu laporan resmi pembukuan dari masing-masing perusahaan asuransi.

"Dari sisi kami belum ada data yang masuk.

Namun, kami juga mengamati dan pengaruhnya tentu akan dilihat," ungkap Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK Sumarjono.

Ia menyebut pihaknya akan menunggu sampai ada laporan-laporan terlebih dahulu dari industri sebelum menilai apakah kenaikan klaim berdampak pada premi.

Kenaikan klaim secara spesifik dicatatkan oleh PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life).

Perusahaan membayarkan klaim influenza senilai lebih dari Rp 13,8 miliar untuk 1.857 kasus sejak Januari 2026 hingga minggu kedua September 2026.

Kasus rawat inap melonjak 47% secara Year on Year (YoY) hingga Agustus 2026.

"Mengenali gejala sejak awal dan memahami kapan perlu mendapatkan pertolongan medis merupakan bagian penting untuk membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius," ucap Head of Health Analytics Allianz Life Indonesia Tubagus Argie Sunartadirdja.

Penanganan infeksi influenza memerlukan kesiapan finansial karena gejalanya bervariasi mulai dari perawatan rawat jalan hingga perawatan intensif di rumah sakit.

"Oleh karena itu, kesiapan menghadapi biaya kesehatan menjadi bagian yang penting dalam perencanaan perlindungan diri dan keluarga," kata Tubagus Argie Sunartadirdja.

Ancaman infeksi Influenza A berpotensi menimbulkan komplikasi berat seperti pneumonia, bronkitis, dan faringitis.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis menjadi yang paling berisiko.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru