Wakil Menteri Pertanian Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa berkomitmen memberantas mafia pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Janji itu disampaikan setelah ia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026).
Menurut Saleh, penegakan hukum menjadi fokus utama dalam menghadapi mafia pangan yang merugikan negara dan masyarakat.
Ia juga menyatakan akan meninjau langsung penanganan pertanian di daerah.
Fokus Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Petani
Saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian Pertanian pada Senin (5/10/2026), Saleh menegaskan pentingnya kesejahteraan petani sebagai target.
"Kesejahteraan petani juga mungkin penting jadi target," ujarnya.
Dalam menjalankan tugas, Saleh akan mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menindak tegas pelaku mafia pangan.
"Namanya juga mafia, harusnya kita tegakkan hukum lah. Kalau mafia kan enggak bagus, ya kita tegakkan hukum aja lah," sambungnya.
Saleh juga siap melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memahami permasalahan sektor pertanian di berbagai daerah.
Ia menyebut pesan Prabowo bahwa tugas ke depan berat dan harus dijalankan bersama elemen stakeholder pertanian.
Menurutnya, kedaulatan pangan dan swasembada pangan harus dibangun bersama.
Pelantikan Saleh berlangsung dalam agenda penataan ulang Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada Kamis (1/10/2026) pagi.
Penataan tersebut melibatkan pelantikan 18 pejabat, mencakup menteri, wakil menteri, hingga kepala badan.
