Calon mahasiswa internasional memiliki empat jalur pendidikan pra universitas yang diakui secara global. Keempatnya adalah A-Level, IB Diploma, Pre-University, dan Foundation.
Berbeda dari kurikulum nasional Indonesia, pemilihan jalur ini perlu disesuaikan dengan universitas dan program studi yang dituju. Setiap jalur memiliki karakteristik dan persyaratan masing-masing.
A-Level
A-Level atau Advanced Level merupakan kualifikasi akademik yang umumnya ditempuh siswa berusia 16-18 tahun setelah menyelesaikan GCSE.
GCSE adalah General Certificate of Secondary Education yang diambil setelah kelas 10 atau 11.
Untuk mengikuti A-Level, siswa biasanya membutuhkan setidaknya lima nilai GCSE yang baik, umumnya berada pada rentang 4 hingga 9.
Sebelumnya, rentang tersebut menggunakan nilai A hingga C.
Kualifikasi ini dapat ditempuh langsung di sekolah dan menjadi salah satu jalur yang banyak diakui untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Masa belajarnya mencakup AS-level dan komponen A2 penuh.
AS-Level merupakan kualifikasi yang dapat berdiri sendiri, sedangkan A-Level penuh dinilai melalui ujian setelah dua tahun masa studi.
Mata pelajaran yang dipilih dapat memengaruhi pilihan program studi serta jenjang karier.
Pertimbangan dalam memilih mata pelajaran A-Level mencakup minat, kemampuan siswa, dan persyaratan masuk jurusan yang dituju.
IB Diploma
International Baccalaureate atau IB Diploma ditujukan bagi siswa berusia 16 hingga 19 tahun dan ditempuh selama 2 tahun.
Untuk memperoleh diploma, siswa mempelajari enam mata pelajaran Higher Level dan Standard Level.
Selain mata pelajaran tersebut, terdapat komponen inti DP. Menurut penjelasan Binus School Surabaya, bagian ini mencakup TOK, CAS, dan EE dengan fungsi pembelajaran yang berbeda.
TOK atau Theory of Knowledge menjadi ruang untuk diskusi dan refleksi mengenai pengetahuan sekaligus mendukung kemampuan berpikir kritis.
CAS atau Creativity, Activity, Service mendorong pengembangan diri di luar ruang kelas.
EE atau Extended Essay berupa karya tulis penelitian mandiri sepanjang 4.000 kata yang mempersiapkan siswa untuk menulis pada tingkat universitas.
Binus School Surabaya mengarahkan siswa pada jalur yang berkaitan dengan rencana karier. Jalur Bisnis mencakup manajemen bisnis serta bahasa, matematika, dan sains.
Jalur Teknik menekankan fisika, matematika, dan kimia atau teknologi desain. Sementara itu, Jalur Biomedis berfokus pada ilmu kesehatan dengan biologi, kimia, dan matematika.
Pre-University
Pre-University atau Pre-U menjadi pilihan alternatif bagi pemegang A-Level dan biasanya diikuti siswa berusia 16 hingga 19 tahun yang berencana melanjutkan pendidikan ke universitas.
Program ini menekankan ketekunan serta penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan di perguruan tinggi. Materinya dirancang untuk memperdalam pemahaman, kemampuan riset, dan kemandirian dalam belajar.
Cambridge University di Inggris merupakan salah satu lembaga yang menyediakan Cambridge Pre-U. Program tersebut tersedia dalam 25 mata pelajaran individu atau Principal Subjects.
Siswa dapat mengambil 3 atau 4 mata pelajaran.
Sebagian peserta mengombinasikan Principal Subjects Cambridge Pre-U dengan A-Level, sedangkan universitas-universitas di Inggris menerima Cambridge Pre-U sebagai syarat masuk program sarjana.
Foundation
Foundation merupakan program persiapan selama satu tahun bagi calon mahasiswa yang membutuhkan tambahan kesiapan akademik sebelum memasuki program gelar penuh di universitas.
Berbeda dari A-Level, IB, dan Pre-University yang ditempuh pada masa sekolah menengah, Foundation ditujukan bagi mereka yang telah lulus.
Program ini menjembatani kualifikasi yang dimiliki dengan persyaratan program gelar pilihan.
Materi Foundation berbeda menurut universitas dan program studi. Setiap universitas juga menetapkan persyaratan pendaftaran masing-masing, termasuk Deakin University.
Untuk persyaratan bahasa Inggris di Deakin University, IELTS Academic membutuhkan skor keseluruhan 5,5 dengan tidak ada nilai komponen di bawah 5,0.
PTE Academic mensyaratkan skor 45 dengan tidak ada nilai keterampilan komunikasi di bawah 41.
TOEFL iBT/Home Edition mensyaratkan skor keseluruhan 51, dengan minimal 8 untuk listening, 8 untuk reading, 14 untuk speaking, dan 9 untuk writing.
TOEFL iBT mencantumkan skor keseluruhan 3,5, dengan minimal 2,5 untuk listening, 3 untuk reading, 2,5 untuk speaking, dan 2 untuk writing.
Pearson Versant English Placement Test mensyaratkan skor 46 dengan tidak ada nilai di bawah 41.
Persyaratan akademiknya adalah menyelesaikan SMA Kelas 3 atau setara dengan nilai 7,0 pada 4 mata pelajaran akademik, termasuk Matematika.
Keempat jalur tersebut menjadi pilihan pendidikan internasional pra universitas bagi calon mahasiswa internasional. Program-program ini biasanya tersedia di sekolah internasional di Indonesia.