unique visitors counter
⌂ Beranda › News › TKA Kemendikdasmen Trending, Dugaan Kecurangan Pakai AI di SMA Diinvestigasi dan Ombudsman Buka Posko Aduan
News

TKA Kemendikdasmen Trending, Dugaan Kecurangan Pakai AI di SMA Diinvestigasi dan Ombudsman Buka Posko Aduan

TKA Kemendikdasmen Trending, Dugaan Kecurangan Pakai AI di SMA Diinvestigasi dan Ombudsman Buka Posko Aduan
TKA 2026 Diikuti 3,8 Juta Siswa, Abdul Mu'ti Serukan Kejujuran
A A Ukuran Teks16px

Pencarian soal TKA dan situs tka.kemendikdasmen.go.id melonjak pada Jumat pagi, 30 Oktober 2026, seiring sorotan terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA dan sederajat.

Di balik lonjakan pencarian itu ada dua kabar yang saling berkaitan. Pertama, laporan soal dugaan kecurangan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam pelaksanaan TKA di jenjang SMA, yang kini tengah diinvestigasi. Kedua, Ombudsman Republik Indonesia membuka posko pengaduan khusus TKA 2026 yang bisa dimanfaatkan siswa, guru, hingga orang tua untuk melapor.

Skala TKA tahun ini terbilang besar. Pendaftaran TKA 2026 resmi ditutup pada 27 September 2026 dengan 4.215.314 siswa terdaftar dari berbagai satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 3.863.957 siswa telah melengkapi proses pendaftaran, naik sekitar 9,8 persen dibanding TKA 2025 yang mencatat 3.518.167 siswa.

Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyebut kenaikan jumlah pendaftar menunjukkan partisipasi satuan pendidikan dan siswa yang semakin luas. Proses pemutakhiran data susulan masih berjalan saat itu, sehingga angka pendaftar berpotensi bertambah.

Apa yang bisa dilaporkan ke posko Ombudsman

Posko pengaduan yang dibuka Ombudsman menjadi jalur bagi pihak yang menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan TKA. Siswa yang merasa dirugikan, guru yang menemukan prosedur tidak berjalan semestinya, maupun orang tua yang memiliki keluhan, dapat menyampaikan laporan melalui kanal resmi Ombudsman.

Yang perlu dicatat, rincian hasil investigasi atas dugaan kecurangan AI tersebut belum diumumkan secara terbuka dalam sumber-sumber yang dikutip untuk artikel ini. Karena itu, publik sebaiknya menunggu keterangan resmi dari Kemendikdasmen maupun Ombudsman sebelum menyimpulkan siapa yang terlibat dan bagaimana sanksi yang akan dijatuhkan.

Sementara itu, media juga menyoroti persoalan yang lebih luas: mengapa kekacauan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik bisa berulang. Pertanyaan itu penting, sebab TKA diikuti jutaan siswa dan hasilnya dipakai sebagai salah satu potret kemampuan akademik di tingkat nasional.

Bagi siswa dan orang tua, langkah paling aman saat ini adalah memantau pengumuman resmi lewat situs tka.kemendikdasmen.go.id dan kanal resmi Kemendikdasmen, serta menyimpan bukti bila menemukan kejanggalan di lapangan untuk dilaporkan melalui jalur yang tersedia.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru