Nasdaq melaporkan gangguan jaringan di fasilitas Carteret, New Jersey, yang menyebabkan celah data intermiten di seluruh pasar saham Amerika Serikat.
Operator bursa itu menyampaikan masalah teknis tersebut memengaruhi beberapa grup multicast serta feed perangkat keras dan perangkat lunak untuk Nasdaq, Nasdaq Texas, dan Nasdaq PSX.
Informasi itu disampaikan melalui peringatan yang dikeluarkan perusahaan pada pukul 11.27.50 waktu ET.
Feed utama "A" dan sekunder "B" yang berasal dari fasilitas Carteret dilaporkan terdampak gangguan tersebut.
Nasdaq menyarankan klien mengalihkan sistem mereka ke feed cadangan yang tidak terdampak dari fasilitas Chicago agar akses pasar tetap terjaga.
Klien yang mengalami celah data juga diminta mengajukan permintaan pemulihan untuk data yang hilang.
Nasdaq Selidiki Penyebab Gangguan
"Nasdaq sedang aktif menyelidiki masalah ini," demikian pernyataan perusahaan.
Nasdaq menyampaikan permohonan maaf atas gangguan tersebut dan menghargai kesabaran para klien.
Nasdaq tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters untuk klarifikasi lebih lanjut.
Gangguan teknis di bursa dapat mengguncang pasar, menurunkan kepercayaan trader, dan menarik perhatian Securities and Exchange Commission.
Platform elektronik Nasdaq umumnya andal, namun operator bursa itu pernah menghadapi sejumlah gangguan teknis dalam beberapa tahun terakhir yang sempat memengaruhi aktivitas pasar.
Pada Maret 2024, masalah konektivitas parah melanda bursa tersebut sesaat sebelum bel pembukaan, mengganggu perdagangan pra-pasar dan sistem perangkat lunak pencocokan order beli dan jual selama lebih dari dua jam.
Saham Nasdaq, yang mencatatkan Apple, Tesla, dan Nvidia di antara ribuan perusahaan lain, tidak terpengaruh oleh gangguan jaringan tersebut.
Saham Nasdaq tercatat turun sekitar 3,8 persen sepanjang 2026.