unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Siapa Suami Siri Dini Hardiyanti? Ini Dugaan Motif Pembunuhan Ibu dan Anak Asal Bogor yang Kasusnya Disebut Lebih Sadis dari Koper Merah
News

Siapa Suami Siri Dini Hardiyanti? Ini Dugaan Motif Pembunuhan Ibu dan Anak Asal Bogor yang Kasusnya Disebut Lebih Sadis dari Koper Merah

Siapa Suami Siri Dini Hardiyanti? Ini Dugaan Motif Pembunuhan Ibu dan Anak Asal Bogor yang Kasusnya Disebut Lebih Sadis dari Koper Merah
Curfew Paris Berlanjut Selasa Malam, Polisi Sebut Bisa Diperpanjang
A A Ukuran Teks16px

Kasus hilangnya Dini Hardiyanti (30) bersama anaknya yang masih balita berubah menjadi dugaan pembunuhan. Sosok yang diduga menjadi pelaku adalah suami siri korban sendiri, pria asal Madiun yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dini Hardiyanti dan anaknya, AGF (4), merupakan warga Megamendung, Bogor. Keduanya dilaporkan hilang sejak 20 September 2026, sebelum keluarga resmi melapor ke polisi pada 5 Oktober 2026.

Perkembangan kasus ini banyak bersumber dari unggahan Threads akun @madun.hitz serta keterangan awal pihak kepolisian. Dari laporan orang hilang, penyelidikan kemudian mengarah pada dugaan tindak pembunuhan.

Terduga Pelaku Suami Siri Korban

Terduga pelaku diketahui bernama Dwi Bagus Martono, suami siri Dini Hardiyanti. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dan kini menjalani proses hukum.

Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur bahkan menyebut kasus ini lebih sadis dibandingkan kasus koper merah yang menggemparkan publik pada 2025 lalu.

Dugaan Kronologi dan Motif

Berdasarkan penelusuran kronologi yang beredar, pertengkaran antara Dini dan Dwi diduga bermula di Ponorogo dan berlanjut di sebuah kamar hotel di Kota Madiun pada 20 September 2026. Korban diduga dihabisi di kamar hotel tersebut.

Jenazah kedua korban diduga dibuang ke aliran Bengawan Solo dan hingga kini belum ditemukan dalam keadaan utuh. Adapun dugaan motif sementara yang disampaikan dari keterangan awal adalah pertengkaran rumah tangga yang memanas.

Sebagai pembanding, kasus koper merah pada 2025 menimpa Uswatun Hasanah (29), yang jasadnya ditemukan di Ngawi dan kasusnya sempat menyita perhatian nasional.

Perlu ditegaskan, seluruh kronologi dan motif di atas masih berstatus dugaan berdasarkan keterangan awal dan belum terbukti di pengadilan. Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengungkap fakta sebenarnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru