Nama Ali Mafia mendadak viral di TikTok dan membuat banyak warganet bertanya-tanya. Ia diklaim sebagai konglomerat superkaya, bahkan disebut-sebut dimintai bantuan langsung oleh Presiden Prabowo. Benarkah demikian?
Sosok Ali Mafia mencuat lewat akun TikTok @alimafiaketuanaga. Unggahan-unggahannya menyedot ratusan komentar, dan tidak sedikit warganet yang mempercayai narasi yang dibangun akun tersebut.
Narasi Prabowo Minta Bantuan 1000 Triliun
Salah satu narasi yang paling ramai adalah klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto menelepon konglomerat Ali Mafia untuk meminta bantuan sebesar 1000 triliun terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Perlu diluruskan, klaim tersebut berasal dari akun TikTok itu sendiri dan tidak terverifikasi. Tidak ada sumber resmi maupun independen yang membenarkan peristiwa telepon tersebut pernah terjadi.
Klaim Kekayaan Rp1.250 Triliun
Akun yang sama juga mencantumkan klaim harta kekayaan Ali Mafia sebesar Rp1.250 triliun. Ia bahkan disebut masuk jajaran orang terkaya di Indonesia, bahkan diklaim berada di peringkat pertama.
Sama seperti narasi sebelumnya, angka kekayaan fantastis itu murni klaim dari akun tersebut tanpa ada verifikasi dari pihak mana pun.
Ternyata Tokoh AI untuk Hiburan
Petunjuk terbesar justru tertulis di bio akun itu sendiri: "Ali Mafia Konglomerat, Just for fun (Hanya untuk hiburan)". Dari disclaimer tersebut, sosok Ali Mafia disimpulkan merupakan tokoh yang dibuat menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence), bukan manusia asli.
Jadi, Ali Mafia bukanlah konglomerat nyata. Seluruh narasi soal kekayaan dan kedekatannya dengan Presiden hanyalah konten hiburan yang kebetulan terlanjur dipercaya banyak orang.