Xiaomi Redmi K100 kembali mencuri perhatian sebelum peluncuran resminya. Perangkat dengan nomor model M786BC ini muncul di platform benchmark Geekbench 7.
Dari sana terungkap kombinasi chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB, dan sistem operasi Android 17.
Yang tak kalah menarik, Xiaomi menyematkan baterai berkapasitas 10.000 mAh serta layar dengan refresh rate 165Hz.
Skor Geekbench 7 dan Konfigurasi Snapdragon 8 Elite
Berdasarkan data Geekbench 7, Redmi K100 mencatatkan skor single-core 2.705 poin. Sementara itu, skor multi-core menembus 9.885 poin.
Hasil tersebut didorong oleh konfigurasi CPU delapan inti pada Snapdragon 8 Elite.
Cip ini memiliki enam inti performa berkecepatan 3,53GHz dan dua inti utama dengan clock speed hingga 4,32GHz.
Kombinasi prosesor kencang dan RAM 16GB disebut menjamin kelancaran multitasking berat. Pengguna dapat berpindah antar-aplikasi tanpa kendala reload.
Pemrosesan grafis game kelas atas juga diklaim bisa berjalan stabil pada pengaturan visual tertinggi.
Lompatan Layar dan Baterai Jumbo
Dibandingkan pendahulunya, Redmi K90, generasi anyar ini membawa peningkatan fisik yang mencolok. Redmi K90 sebelumnya dibekali layar 120Hz dan baterai 7.100 mAh.
Redmi K100 melangkah lebih jauh dengan panel layar seluas 6,83 inci dan refresh rate hingga 165Hz.
Animasi antarmuka dan pergerakan karakter dalam game aksi akan terasa lebih mulus.
Animasi layar cepat itu diimbangi pasokan daya dari baterai 10.000 mAh. Daya tahan perangkat diproyeksikan mampu bertahan hingga dua hari pemakaian normal tanpa perlu diisi ulang.
Kehadiran kapasitas daya sebesar itu pada lini smartphone harian merupakan lonjakan besar. Pengguna tidak perlu lagi bergantung pada power bank eksternal saat beraktivitas padat seharian.
Sebagai gambaran, power bank berkualitas kapasitas 25.000 mAh seperti buatan Anker dibanderol sekitar Rp2,1 jutaan.
Fakta bahwa Xiaomi berhasil memasukkan baterai 10.000 mAh langsung ke dalam bodi HP tentu menjadi daya tarik utama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
