unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Seiko Nonaktifkan Wishlist di Tiga Toko Online, Ini Pemicunya
Hiburan

Seiko Nonaktifkan Wishlist di Tiga Toko Online, Ini Pemicunya

Ilustrasi keamanan toko online Seiko dan fitur wishlist
A A Ukuran Teks16px

Seiko menonaktifkan fitur wishlist atau daftar favorit di tiga toko online resminya sebagai langkah pengamanan.

Keputusan ini diumumkan pada 30 Oktober 2026 menyusul insiden keamanan yang melibatkan penyedia perangkat lunak pihak ketiga, Swym.

Langkah tersebut bersifat pencegahan, bukan karena Seiko telah mengonfirmasi adanya kebocoran data pelanggan.

Tiga toko yang terdampak adalah Grand Seiko Boutique Online, Seiko Online Store, dan Seiko Clock Online Store.

Selama investigasi berlangsung, pelanggan tidak dapat memakai fungsi favorit untuk menyimpan produk incaran sebelum membeli.

Modus redirect tombol checkout

Insiden bermula dari laporan Swym, penyedia aplikasi Wishlist Plus.

Pihak tidak berwenang mengubah konfigurasi aplikasi pada 14 Oktober 2026 sehingga kode berbahaya dimuat di halaman tertentu pada sejumlah toko online yang memakai layanan mereka.

Menurut laporan Swym, kode berbahaya menyasar interaksi pada tombol checkout di halaman produk, koleksi, dan keranjang belanja.

Skrip yang disuntikkan mampu mengalihkan pembeli yang mengklik tombol checkout ke situs eksternal yang meniru halaman pembayaran sah.

Jika pengguna memasukkan detail kartu di situs palsu, informasi mereka berpotensi terekspos.

Perubahan konfigurasi tidak sah terjadi antara pukul 10:06 dan 11:56 UTC pada 14 Oktober.

Swym mulai menerapkan perbaikan pada pukul 15:02 UTC dan menyelesaikan seluruh proses pada 16:32 UTC di hari yang sama.

Dalam FAQ keamanan yang dirilis 20 Oktober, Swym menegaskan kode berbahaya hanya menargetkan klik tombol checkout.

Kode itu tidak secara otomatis menangkap informasi yang diisi pada formulir pembayaran sah di toko terdampak.

Setelah insiden teridentifikasi, Swym mencabut kredensial aplikasi, menghapus skrip yang disuntikkan, dan memperketat kontrol keamanan.

Mereka juga menangguhkan sementara Wishlist Plus di seluruh merchant, termasuk toko yang tidak terdampak langsung, sebelum memulai pemulihan bertahap.

Seiko sendiri belum bisa memastikan apakah toko online mereka turut terkena dampak insiden ini.

Perusahaan menyatakan belum menemukan bukti kebocoran informasi pribadi yang disimpan di toko online mereka.

Namun, Seiko juga tidak mengungkap apakah ada pelanggan mereka yang sempat dialihkan ke halaman checkout palsu.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru