Timnas Indonesia dipastikan tidak menggelar laga uji coba pada FIFA Matchday November 2026. Sebagai gantinya, skuad Garuda akan menjalani pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, mulai 9 hingga 17 November 2026.
Keputusan tersebut disampaikan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan tidak dilanjutkan, dan periode FIFA Matchday November justru dimanfaatkan untuk menggelar pemusatan latihan di Pulau Dewata.
"Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali," kata John Herdman.
Alasan di Balik Pembatalan Uji Coba
Ada dua pertimbangan yang disebut di balik keputusan ini. Pertama, Piala Asia 2027 ditunda, sehingga agenda pertandingan yang semula disusun perlu disesuaikan. Kedua, PSSI mempertimbangkan eskalasi situasi kawasan di Timur Tengah, yang menjadi salah satu lokasi agenda yang direncanakan.
Dengan kondisi tersebut, pemusatan latihan di Bali dinilai menjadi pilihan yang lebih tepat untuk periode FIFA Matchday November. Tim pelatih bisa memanfaatkan waktu yang ada tanpa harus menempuh perjalanan ke kawasan yang situasinya sedang tidak menentu.
TC untuk Evaluasi dan Persiapan Jangka Panjang
Pemusatan latihan di Bali akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Kehadiran pemain-pemain baru ini menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi potensi mereka, sekaligus memperdalam pemahaman taktik dan memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional.
"Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional," ujar Herdman.
Selain itu, pemusatan latihan ini juga ditujukan untuk membangun kedalaman skuad. Dengan materi pemain yang lebih luas dan pemahaman taktik yang lebih matang, Timnas Indonesia diharapkan lebih siap menyongsong agenda besar berikutnya, yakni Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Bagi Herdman, periode tujuh hari di Bali bukan sekadar pengganti laga uji coba, melainkan fondasi penting untuk membangun tim yang lebih solid. Kerja sama antarpemain yang terbentuk selama pemusatan latihan diharapkan terbawa ke pertandingan-pertandingan resmi yang akan datang.
Keputusan untuk menggelar pemusatan latihan di Bali juga memberi sinyal soal arah yang diambil Herdman bersama Timnas Indonesia. Daripada memaksakan agenda pertandingan di tengah situasi yang tidak menentu, ia memilih membangun tim dari dalam: menilai pemain baru, mematangkan taktik, dan memperkuat kerja sama. Hasil dari proses inilah yang nantinya akan diuji ketika skuad Garuda memasuki Kualifikasi Piala Dunia 2030.