unique visitors counter
⌂ Beranda › News › RANS Bantah Kerja Sama Tur Konser D'MASIV Berakhir, Fokus Rekonsiliasi Keuangan
News

RANS Bantah Kerja Sama Tur Konser D'MASIV Berakhir, Fokus Rekonsiliasi Keuangan

Suasana konser musik D'MASIV yang digelar dalam tur Asia
RANS Bantah Kerja Sama Tur Konser D'MASIV Berakhir, Fokus Rekonsiliasi Keuangan
A A Ukuran Teks16px

PT RANS Entertainment memastikan kerja sama penyelenggaraan tur konser Asia D'MASIV belum mengalami perubahan atau pengakhiran.

Perusahaan menyatakan masih mengevaluasi pelaksanaan kegiatan melalui proses rekonsiliasi keuangan yang mencakup hak dan kewajiban para pihak.

Chintami menegaskan informasi mengenai berakhirnya kerja sama yang beredar belum sesuai dengan kondisi yang disampaikan perusahaan.

RANS juga belum memberikan kronologi maupun alasan terkait kabar pengakhiran kerja sama tersebut.

"Sampai dengan saat ini belum ada perubahan kerjasama antara para pihak yang terlibat dalam tur konser tersebut," terang Chintami.

Rekonsiliasi dan Dana IPO

RANS menjelaskan Term Sheet Kerja Sama Penyelenggaraan Event Konser D'MASIV ditandatangani pada 4 Mei 2026.

Dokumen tersebut menetapkan jangka waktu kerja sama selama enam bulan sejak tanggal penandatanganan.

Saat ini perusahaan melakukan rekonsiliasi terhadap pelaksanaan kegiatan untuk memastikan seluruh hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Pemeriksaan meliputi penerimaan, pengeluaran, pembagian hasil, serta berbagai komponen lain dalam penyelenggaraan konser.

Persoalan ini juga berkaitan dengan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO RANS.

Dalam prospektus, dana tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan operasional atau belanja operasional penyelenggaraan konser musik.

Terkait penggunaan dana IPO, Chintami menyampaikan realisasi anggaran masih mengikuti rencana yang telah diumumkan kepada publik.

Pelaksanaannya tetap mempertimbangkan evaluasi internal dan ketentuan pasar modal.

"Penggunaan dana yang belum direalisasikan sampai saat ini masih mengacu pada rencana penggunaan dana sebagaimana tercantum dalam prospektus, dengan memperhatikan hasil evaluasi perusahaan serta ketentuan pasar modal yang berlaku," terang Chintami.

RANS menyatakan seluruh pengeluaran dan komitmen biaya yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan telah dimasukkan dalam pembukuan perusahaan.

Meski demikian, pencatatan tersebut masih menjalani proses verifikasi dan rekonsiliasi.

Manajemen juga menyampaikan akan mengevaluasi berbagai bentuk kerja sama dan penyelenggaraan kegiatan perusahaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko untuk mencegah terulangnya persoalan serupa.

Mengenai kemungkinan dampak terhadap kondisi keuangan, kelangsungan usaha, dan pencapaian target bisnis, RANS belum mengungkapkan estimasi nilai finansial yang berpotensi timbul.

Perusahaan masih menunggu penyelesaian rekonsiliasi atas seluruh transaksi kegiatan.

RANS turut menyatakan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga efek maupun kelangsungan usaha.

Manajemen menegaskan keterbukaan informasi telah dilakukan sesuai ketentuan pasar modal.

Dari sisi perdagangan saham, harga saham RANS ditutup melemah 6,32% menjadi Rp 89 per saham pada Jumat (6/11/2026).

Berdasarkan data yang dilaporkan Investasi, saham tersebut juga mengalami penurunan 11,88% dalam periode lima hari dan 50% selama satu bulan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru