unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Menhan Sjafrie Minta Jenderal Kemhan Mawas Diri dan Waspada Hadapi Perkembangan Situasi
News

Menhan Sjafrie Minta Jenderal Kemhan Mawas Diri dan Waspada Hadapi Perkembangan Situasi

Menhan Sjafrie Minta Jenderal Kemhan Mawas Diri dan Waspada Hadapi Perkembangan Situasi
Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan RI • Kementerian Pertahanan RI
A A Ukuran Teks16px

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meminta para jenderal di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersikap mawas diri dalam menjalankan tugas. Pesan itu disampaikan saat makan siang bersama sejumlah jenderal di kantor Kemhan, Jakarta, Jumat, 6 November 2026.

Menurut keterangan Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Sjafrie menekankan pentingnya sikap mawas diri agar setiap kebijakan dan tindakan senantiasa berada dalam koridor kepentingan bangsa dan negara. Para pejabat Kemhan juga diminta menjaga kekompakan dan kesatuan visi dalam menjalankan tugas.

Sjafrie meminta jajarannya memiliki kepekaan dan kewaspadaan tinggi terhadap perkembangan lingkungan strategis, baik di tingkat global, regional, maupun nasional. Berbagai perubahan dan potensi ancaman harus dicermati secara saksama, disertai kemampuan mengantisipasi serta mengambil langkah yang tepat, terukur, dan bertanggung jawab.

Ujian Nasionalisme dan Patriotisme

"Momentum ini menjadi ujian nyata nasionalisme dan patriotisme setiap insan pertahanan," kata Sjafrie di hadapan jajarannya, seperti dikutip dari keterangan resmi Kemhan. Ia menegaskan kecintaan kepada bangsa dan negara harus dibuktikan melalui integritas, loyalitas, serta pengabdian nyata.

Sjafrie juga mengingatkan bahwa tugas di bidang pertahanan tidak sekadar berkaitan dengan fungsi organisasi dan administrasi pemerintahan. Tugas itu memiliki dimensi strategis yang menyangkut kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Rangkaian Rapat Pertahanan Pekan Ini

Pengarahan tersebut disampaikan beberapa hari setelah Sjafrie memimpin rapat Dewan Pertahanan Nasional pada Senin, 2 November 2026. Rapat itu dihadiri kepala Badan Intelijen Negara, Panglima TNI, Kapolri, para kepala staf angkatan, serta dua wakil menteri pertahanan, dan membahas isu strategis pertahanan tanpa rincian operasional yang diungkap ke publik.

Sejumlah pemberitaan mengaitkan arahan Sjafrie dengan isu dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang tengah menjadi sorotan. Namun keterangan resmi Kemhan tidak menyebut isu tersebut, sehingga kaitan itu sejauh ini hanya berasal dari pemberitaan media.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru