Siapa sangka komentar dua kata bisa memicu perang cuitan. Itulah yang terjadi antara Kemal Palevi dan Bobon Santoso: satu komentar soal "cair" berujung saling sindir yang melebar ke mana-mana.
Dari Pengumuman Hiatus ke Balasan Keras
Rangkaian ini bermula ketika Bobon Santoso mengunggah foto dirinya sambil menghisap rokok, disertai pernyataan bahwa ia akan hiatus dari media sosial. Di unggahan itulah Kemal Palevi meninggalkan komentar "Wih cair Bon?".
Bobon membalas dengan nada keras lewat Threads. Dalam balasannya, ia menegaskan tidak sampai miskin untuk menikmati hidup, disertai makian untuk Kemal yang dalam pemberitaan tampil tersensor sehingga redaksi persisnya tidak diketahui.
Versi Kemal: Hanya Bertanya, Malah Dimaki
Kemal menjawab lewat Threads dengan versinya sendiri. Ia menyebut Bobon terus-menerus menandainya, yang menurut klaimnya membuat pengikut Bobon menyerangnya. Padahal, kata Kemal, ia hanya bertanya apakah sudah cair atau belum — menurut penjelasannya, "cair" yang ia maksud bisa berupa pencairan AdSense YouTube ataupun bayaran endorse.
Melebar ke Partai dan Papua
Tidak berhenti di soal "cair", Kemal menandai Bobon ke akun Partai Gerindra sambil menanyakan status kadernya. Pemberitaan tidak memuat jawaban partai tersebut, dan tidak ada pernyataan bahwa Bobon adalah kader — yang ada hanya pertanyaan dari Kemal.
Kemal juga mengungkit ajakan Bobon kepadanya untuk pergi ke Papua. Ia mempertanyakan ketulusan Bobon yang menurutnya berulang kali membicarakan bantuan di Papua, seraya menyatakan dirinya pun membantu warga secara nyata di berbagai tempat tanpa mempublikasikannya. Sindirannya ditutup dengan kalimat: "Mungkin karena gak ngincer jabatan?"
Hingga pemberitaan ini terbit, belum ada tanggapan Bobon atas cuitan-cuitan terakhir Kemal, belum ada permintaan maaf dari pihak mana pun, dan rangkaian peristiwa ini tidak disertai tanggal kejadian dalam sumbernya.