MilkLife Soccer Challenge (MLSC) akhirnya hadir di Garut. Sebanyak 1.516 siswi dari 104 SD/MI unjuk kemampuan pada Seri 1 2026-2027 yang berlangsung 2-8 November 2026.
Pertama Kali di Garut
Untuk pertama kalinya, MLSC digelar di Garut, tepatnya di Lapangan Dalem Bintang RAA Adiwijaya dan Stadion Jayaraga. Ajang yang diselenggarakan Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diikuti 28 tim KU 10 dan 111 tim KU 12.
Format dan Skill Challenge
Pertandingan memakai format 7v7. Ada pula Skill Challenge berupa dribbling, passing dan control, three on three, shoot on target, serta penalty shoot untuk KU 10 dan KU 12. Festival SenengSoccer untuk usia 6-8 tahun diikuti 71 siswi KU 8.
Kenapa Garut?
Satia Chandra Wiguna dari Bakti Olahraga Djarum Foundation menjelaskan Jawa Barat dibagi ke venue Bandung dan Garut karena tingginya permintaan di Bandung, dan Garut dipilih karena sarana olahraganya lebih memadai.
Perjalanan Panjang MI Ma'arif
Muhammad Marhum Sidik Bahroji, pelatih kepala MI Ma'arif As Shidiqiyyah, bercerita timnya dulu menempuh lebih dari 60 km setiap hari dan berangkat dari Garut sekitar pukul 03.00 WIB ke Bandung. Kini venue dekat dan para pemain segar. Sekolah itu mengirim 72 peserta di KU 8, KU 10, dan KU 12.
Kisah Berlinda Allina Syafitri
Berlinda Allina Syafitri, bek KU 12 dari SD 1 Mekarmukti, pindah dari Kudus, Jawa Tengah, ke Garut untuk berlatih di kelompok umur Akademi Persib Bandung. Ia mengidolakan Nafeeza Ayasha Nori dan berharap terpilih MLSC All-Stars tahun depan. Sebagai pembanding, MLSC Bandung Seri 1 pada 27 Oktober-1 November 2026 diikuti 1.517 atlet dari 78 sekolah dan melahirkan juara baru.