Last Summer Episode 9–10 Sub Indo di TVN Jangan LK21: Cinta yang Tumbuh di Tengah Luka, Haruskah Bertahan atau Melepaskan?

Last Summer Episode 9–10 Sub Indo di TVN Jangan LK21: Cinta yang Tumbuh di Tengah Luka, Haruskah Bertahan atau Melepaskan?

Last summer-Instagram-

Last Summer Episode 9–10 Sub Indo di TVN Jangan LK21: Cinta yang Tumbuh di Tengah Luka, Haruskah Bertahan atau Melepaskan?

Menjelang akhir pekan ini, penonton Indonesia bersiap menyaksikan dua episode paling emosional dalam drama Korea Last Summer. Episode 9 dan 10, yang akan tayang pada 29–30 November 2025, diprediksi menjadi titik balik yang menentukan nasib hubungan antara Ha Gyeong dan Do Ha—dua jiwa yang saling menarik sekaligus saling melukai. Di tengah rindu yang membara dan luka yang belum sembuh, pertanyaan besar menghantui: apakah cinta mampu bertahan ketika masa lalu terus mengetuk pintu?



Dua Hati yang Beradu: Antara Dendam dan Kerinduan
Sejak awal, Last Summer bukanlah kisah cinta biasa. Ia adalah kisah tentang dua orang yang terikat oleh kenangan masa kecil, dipisahkan oleh waktu dan trauma, lalu dipertemukan kembali dalam keadaan yang tak pernah mereka duga. Di episode 9–10, hubungan Ha Gyeong dan Do Ha memasuki fase paling rentan—namun juga paling jujur.

Setelah sekian lama saling menjaga jarak, akhirnya keduanya tak mampu lagi menyangkal ketertarikan yang terus membesar. Namun, cinta mereka bukanlah sesuatu yang tumbuh dalam ruang kosong. Ia muncul di antara bayang-bayang masa lalu yang kelam, di tengah pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab, dan di bawah tekanan sosial yang terus mengintai.

Dalam salah satu adegan paling intens, Ha Gyeong akhirnya membuka hatinya—namun bukan dengan kalimat manis, melainkan dengan pengakuan yang pahit namun jujur: “Aku masih membencimu… tapi aku juga tak bisa berhenti merindukanmu.” Kalimat itu bukan sekadar konflik emosional biasa. Ia mencerminkan pergulatan batin seseorang yang berusaha memaafkan tanpa melupakan, mencintai tanpa kehilangan dirinya sendiri.



Langkah Berani Menuju Keutuhan Hati
Sebelum benar-benar melangkah bersama Do Ha, Ha Gyeong mengambil keputusan yang mengejutkan namun penuh integritas: ia menemui Soo Hyuk, mantan kekasihnya, untuk menutup bab lama yang belum sepenuhnya usai. Langkah ini bukan sekadar formalitas. Ia adalah bentuk penghormatan terhadap dirinya sendiri—sebagai perempuan yang tak ingin jatuh cinta hanya karena rasa kesepian atau pelarian dari masa lalu.

Adegan pertemuan antara Ha Gyeong dan Soo Hyuk digambarkan dengan sangat halus namun penuh ketegangan emosional. Tidak ada teriakan, tidak ada drama berlebihan—hanya tatapan yang bicara, jeda yang menggugah, dan dialog yang menyisakan luka sekaligus harapan. Di sini, penonton diajak menyaksikan bagaimana seseorang berjuang untuk menjaga keutuhan hatinya sebelum menyerahkan cinta pada orang lain.

Malam yang Hangat, Tapi Tak Abadi
Salah satu momen paling dinantikan dalam dua episode ini adalah adegan intim ketika Ha Gyeong dan Do Ha tidur berdampingan di bawah selimut yang sama. Dalam keheningan malam, mereka berbisik pelan tentang masa remaja mereka—masa ketika dunia terasa lebih ringan, cinta terasa murni, dan kesalahan masih bisa dimaafkan dengan mudah.

Namun, kehangatan itu bersifat sementara. Di tengah malam, Do Ha terbangun dalam keadaan gelisah, dihantui mimpi buruk yang mengingatkannya pada trauma masa kecil yang belum sepenuhnya sembuh. Dan seolah itu belum cukup, tekanan dari dunia nyata pun datang: proyek renovasi sekolah—tempat ia menemukan kembali makna hidupnya—mengalami masalah serius yang mengancam keberlangsungannya.

Kombinasi tekanan batin dan eksternal ini membuat Do Ha berada di ambang kehancuran. Namun, justru di saat-saat terlemah inilah penonton melihat sisi paling manusiawi dari tokohnya: seorang pria yang berusaha memperbaiki diri, namun terus dikejar oleh bayangan masa lalu yang tak kunjung pergi.

Ujian Terberat: Perpisahan Mendadak ke Amerika
Puncak konflik dalam Last Summer episode 9–10 datang dalam bentuk yang tak terduga: Do Ha harus segera berangkat ke Amerika Serikat. Kabar ini bukanlah pilihan, melainkan keharusan—bisa jadi karena urusan keluarga, tekanan pekerjaan, atau bahkan ancaman dari masa lalunya yang terus mengejarnya.

Dengan berat hati, Do Ha menyampaikan keputusan ini kepada Ha Gyeong—tepat ketika perempuan itu mulai membuka hatinya kembali. Adegan perpisahan mereka menjadi salah satu yang paling menyayat: tidak dramatis, namun sarat dengan rasa yang tak terucap. Ha Gyeong hanya menatapnya dalam diam, sementara Do Ha berusaha menahan air mata yang tak ingin ia tunjukkan.

Baca juga: Aman dan Legal, Cara Hindari Pajak Warisan Tanah & Bangunan, 100% Berhasil

TAG:
Sumber:


Berita Lainnya