Menteri Perdagangan Korea Selatan, Yeo Han-koo, telah menyampaikan kekhawatiran Seoul terkait rencana perlindungan baja Uni Eropa (UE) yang semakin ketat dan kenaikan tarif Meksiko.
Kekhawatiran ini disampaikan selama kunjungan menteri ke kedua wilayah tersebut, seperti dilaporkan oleh Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Korea Selatan.
>>> Rahasia Bugar Jun Ji-hyun di Usia 45: Diet Ketat dan Olahraga Intens
Kekhawatiran atas Perlindungan Baja Uni Eropa
Dalam pertemuan dengan Maros Sefcovic, Komisaris UE untuk Perdagangan dan Keamanan Ekonomi, di markas besar UE di Belgia, Yeo Han-koo menyuarakan keprihatinan mendalam atas rencana UE untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan baja yang lebih kuat.
UE berencana untuk menaikkan tarif pada 30 item baja dan mengurangi kuota bebas tarif untuk impor baja dari luar negeri mulai bulan Juli.
Yeo Han-koo mendesak pendekatan yang bijaksana terhadap isu ini.
Ia menekankan bahwa UE merupakan importir baja Korea terbesar kedua.
Langkah-langkah perlindungan tersebut dinilai dapat secara langsung mempengaruhi rantai pasok dan perusahaan-perusahaan Korea di berbagai industri, termasuk otomotif dan peralatan rumah tangga.
>>> Trump dan Xi Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka
Korea Selatan berharap UE akan mempertimbangkan dampak luas dari kebijakan tersebut terhadap perdagangan bilateral dan stabilitas pasar global.
Tarif Meksiko Jadi Sorotan
Selain isu perlindungan baja UE, Menteri Perdagangan Yeo Han-koo juga membahas kenaikan tarif yang diberlakukan oleh Meksiko.
Meskipun detail spesifik mengenai diskusi tarif Meksiko tidak dirinci dalam konteks yang tersedia, penyebutan bersamaan dengan isu UE menunjukkan bahwa ini adalah perhatian perdagangan yang signifikan bagi Korea Selatan.
Kenaikan tarif oleh Meksiko berpotensi mempengaruhi ekspor produk-produk Korea ke pasar Amerika Latin tersebut.
Pemerintah Korea Selatan terus berupaya menjaga hubungan perdagangan yang stabil dan meminimalkan dampak negatif dari kebijakan proteksionis negara lain.
>>> Kapal Disita, Lainnya Tenggelam Dekat Selat Hormuz, Ketegangan Meningkat
Dialog bilateral dan multilateral menjadi kunci dalam mencari solusi yang saling menguntungkan.