unique visitors counter
⌂ Beranda › Lifestyle › Korea Dorong Ekspor Buku ke Asia Tenggara Seiring Lonjakan Permintaan
Lifestyle

Korea Dorong Ekspor Buku ke Asia Tenggara Seiring Lonjakan Permintaan

Pameran buku Korea di Hanoi dan Bangkok
Pameran buku Korea di Hanoi dan Bangkok
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Korea Selatan terus memperkuat upaya ekspor buku ke pasar global. Kali ini, Asia Tenggara menjadi target utama menyusul lonjakan permintaan terhadap konten penerbitan Korea di kawasan tersebut.

Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea mengumumkan akan menggelar pameran buku keliling di Hanoi dan Bangkok pada pekan ini.

Acara ini merupakan bagian dari strategi memperluas pasar luar negeri untuk buku-buku Korea.

Pameran di Hanoi berlangsung pada Minggu hingga Senin di Grand Vista Hanoi Hotel. Sementara itu, pameran di Bangkok dijadwalkan pada Rabu hingga Kamis di Amari Bangkok Hotel.

Sebanyak 20 penerbit Korea, termasuk MiraeN, Woori School, Woongjin Thinkbig, dan Hansol Soobook, akan berpartisipasi.

Mereka akan mengadakan konsultasi ekspor dengan penerbit dan perusahaan media lokal dari Vietnam dan Thailand.

Total 51 perusahaan dari Vietnam dan 39 perusahaan dari Thailand diharapkan hadir dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, 102 judul buku Korea tambahan juga akan diwakili melalui agen hak cipta.

Menurut kementerian, minat terhadap konten penerbitan Korea meningkat tajam di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Di Vietnam, buku pendidikan, buku anak-anak, dan buku praktis Korea semakin populer.

Sementara di Thailand, kesuksesan drama dan film yang diadaptasi dari webtoon serta web novel Korea mendorong minat terhadap kekayaan intelektual Korea.

Sejumlah perusahaan yang berpartisipasi antara lain Kim Dong Publishing House dan Alpha Books dari Vietnam, serta Amarin Group dan Nanmeebooks dari Thailand.

Pameran buku keliling ini telah digelar sejak 2015 dan menjadi salah satu program promosi ekspor utama pemerintah untuk industri penerbitan.

Buku-buku yang digunakan dalam konsultasi nantinya akan disumbangkan ke pusat kebudayaan Korea di Vietnam dan Thailand agar pembaca lokal tetap bisa mengakses judul-judul Korea.

Pameran buku keliling ini telah menjadi salah satu program promosi ekspor utama pemerintah untuk industri penerbitan sejak diluncurkan pada 2015.

Buku-buku yang digunakan dalam konsultasi nantinya akan disumbangkan ke pusat kebudayaan Korea di Vietnam dan Thailand agar pembaca lokal tetap bisa mengakses judul-judul Korea.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru