Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat memastikan ketersediaan gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Johar Baru aman. Harga yang beredar juga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).
Sub Ketua Kelompok Pangan dan Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Pusat Puji Rahayu mengatakan stok gas LPG 3 kg terpenuhi dan tepat sasaran.
Ia menegaskan tidak terjadi kelangkaan seperti yang diisukan.
Tim gabungan yang terdiri dari Disnakertransgi, Dinas PPKUKM, Satpol PP, dan instansi terkait melakukan pengawasan. Pemantauan kali ini difokuskan di wilayah Kecamatan Johar Baru.
Selain mengecek ketersediaan, tim juga memastikan pangkalan dan agen menjual sesuai HET. Puji menyebut hasil monitoring menunjukkan stok relatif aman dan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Tim gabungan juga memeriksa standar berat tabung gas LPG 3 kg. Berat tabung berisi adalah 8 kilogram, sedangkan tabung kosong 5 kilogram.
Pengecekan alat keamanan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) juga dilakukan.
"Dari hasil monitoring beberapa pangkalan dan agen yang kita datangi ketersediaan stok gas LPG 3 kg di Johar Baru terpantau relatif aman, tidak ada kelangkaan yang selama ini beredar, bahkan stoknya mencukupi.
Harganya pun sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah," ujar Puji.