unique visitors counter
⌂ Beranda News Harga Beras Premium Tembus Rp137.000, Pasokan Ritel Modern Seret
News

Harga Beras Premium Tembus Rp137.000, Pasokan Ritel Modern Seret

Rak beras premium kemasan 5 kilogram di ritel modern yang harganya melampaui HET
Harga Diesel AS Tembus Rata-rata $6 per Galon untuk Pertama Kali
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Pasokan beras premium kemasan 5 kilogram di sejumlah jaringan ritel modern kian menipis.

Harga produk yang tersisa di rak pun melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Pantauan di salah satu ritel modern kawasan Sawangan, Depok, pada Minggu, 13 September 2026, menunjukkan rak beras mayoritas hanya terisi varian alternatif seperti beras shirataki, jagung, dan pandan wangi.

Hanya tersisa satu merek beras premium kemasan 5 kg yang dibanderol mencapai Rp137.000.

Padahal, HET beras premium untuk Zona I (Jawa, Lampung, dan Sumatra Selatan) dipatok Rp14.900 per kilogram, atau setara Rp74.500 per kemasan 5 kilogram.

Artinya, harga di tingkat ritel modern tertentu telah melonjak hampir dua kali lipat dari ketentuan resmi.

Harga beli dari distributor jadi penghambat

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, mengonfirmasi pasokan ke ritel modern memang terhambat.

Musababnya, harga beli dari tingkat produsen maupun distributor sudah berada di atas batas HET.

"Beras premium sebenarnya masih tersedia dalam jumlah banyak di pasaran, tetapi lebih mudah ditemukan di luar jaringan ritel modern karena harga jualnya sudah melampaui HET," ungkap Solihin.

Ia menjelaskan, pengusaha ritel enggan memaksakan diri mengambil pasokan jika harga beli dari distributor sudah melampaui tarif jual maksimal ke konsumen.

"Dengan harga dari distributor yang sudah tinggi, pemasok tidak mau masuk. Ritel modern tentu tidak mau beli lebih mahal daripada HET karena akan rugi," tambah Solihin.

Kondisi ini sedikit berbeda di pasar tradisional.

Di Pasar Tradisional Parung, Kabupaten Bogor, beras premium kemasan 5 kg masih cukup mudah ditemui dengan harga mulai Rp90.000.

Roni, salah satu pedagang beras di Pasar Parung, mengaku terpaksa menjual di atas HET demi menjaga kelangsungan usahanya.

📰 Update Terbaru