unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Minum Alkohol untuk Mengurangi Stres? Pikirkan Lagi

Minum Alkohol untuk Mengurangi Stres? Pikirkan Lagi

Minum Alkohol untuk Mengurangi Stres? Pikirkan Lagi
Ilustrasi bahaya alkohol bagi kesehatan
A A Ukuran Teks16px

Sebuah tinjauan studi terbaru mengungkapkan bahwa alkohol menjadi penyebab utama berbagai penyakit dan cedera. Para peneliti menemukan bahwa lebih dari 60 kondisi medis sepenuhnya disebabkan oleh konsumsi alkohol.

Studi ini menyimpulkan bahwa efek berbahaya dari minum alkohol lebih besar daripada potensi manfaat kesehatannya. Meskipun demikian, beberapa kerusakan dapat dikurangi jika seseorang mengurangi atau berhenti minum.

>>> Lee Young-do Gagal Raih Penghargaan Sastra Prancis Bergengsi

IN2

Lebih dari 60 Penyakit Terkait Alkohol

Tinjauan ini menganalisis secara komprehensif hubungan antara konsumsi alkohol dan beban penyakit menggunakan Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Para peneliti menilai kembali risiko yang terkait dengan penyakit dan cedera akibat alkohol.

Analisis menemukan bahwa ICD WHO saat ini mencantumkan lebih dari 60 penyakit dan cedera yang 100 persen disebabkan oleh alkohol.

in2

Ini termasuk kardiomiopati alkoholik, sirosis hati, dan penyakit hati terkait alkohol lainnya, serta sindrom alkohol janin.

Para peneliti menjelaskan bahwa sebagian besar kondisi ini merupakan akibat dari konsumsi alkohol berat dalam jangka panjang.

Alkohol juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit menular. Menurut tinjauan tersebut, minum alkohol meningkatkan kemungkinan tuberkulosis, pneumonia, HIV/AIDS, dan berbagai infeksi menular seksual.

Peneliti mengatakan alkohol melemahkan fungsi hati dan menekan respons kekebalan tubuh, sehingga mengurangi daya tahan tubuh terhadap infeksi.

Efek alkohol juga ditemukan pada berbagai penyakit tidak menular.

Peneliti menyoroti lima kategori utama yang terkait dengan minum alkohol: kanker, penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, gangguan neurologis dan kejiwaan, serta penyakit pencernaan.

Kanker yang dimaksud meliputi kanker mulut, tenggorokan, laring, kerongkongan, usus besar, rektum, hati, payudara, dan leher rahim.

Penyakit kardiovaskular termasuk tekanan darah tinggi, kardiomiopati, penyakit jantung iskemik, fibrilasi atrium, dan stroke.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru