Volvo resmi meluncurkan crossover listrik terbarunya, EX60, di pasar Amerika Serikat. Model ini hadir dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan rival utamanya, BMW iX3.
Harga awal Volvo EX60 dibanderol US$3.100 lebih rendah dari BMW iX3. Langkah ini menunjukkan strategi Volvo untuk merebut pangsa pasar kendaraan listrik premium di Amerika.
>>> Acura Fokus pada Hybrid, Honda Pertahankan Mobil Bensin Terjangkau
Tiga Varian dengan Performa Tinggi
Volvo EX60 tersedia dalam tiga varian berbeda. Masing-masing menawarkan kombinasi performa dan fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Varian tertinggi EX60 dibekali motor listrik bertenaga 670 hp. Volvo mengklaim varian ini mampu menempuh jarak hingga 400 mil dalam sekali pengisian daya.
Angka tersebut menjadikan EX60 sebagai salah satu crossover listrik dengan jarak tempuh terpanjang di kelasnya. Performa tinggi ini didukung oleh teknologi baterai terbaru dari Volvo.
Varian lainnya juga menawarkan efisiensi energi yang baik. Volvo belum merinci detail spesifikasi untuk varian menengah dan dasar.
Strategi Harga Agresif
Penetapan harga EX60 yang lebih murah dari BMW iX3 menunjukkan keseriusan Volvo dalam persaingan kendaraan listrik. Selisih harga US$3.100 setara dengan sekitar Rp 50 juta.
Dengan harga yang lebih terjangkau, Volvo berharap dapat menarik lebih banyak konsumen yang beralih ke kendaraan listrik. Model ini menjadi andalan Volvo di segmen crossover premium.
>>> ABT Rilis Motor Pertama, Harganya Rp 250 Juta Lebih Mahal dari Basisnya
Volvo juga menawarkan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan sebagai standar. Hal ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan teknologi canggih.
Peluncuran EX60 di Amerika Serikat merupakan bagian dari strategi global Volvo untuk elektrifikasi. Perusahaan asal Swedia itu menargetkan penjualan kendaraan listrik penuh pada 2030.
Dengan kehadiran EX60, Volvo semakin memperkuat lini produk listriknya. Model ini melengkapi jajaran yang sudah ada seperti EX90 dan C40 Recharge.
Konsumen di Amerika Serikat dapat memesan EX60 mulai saat ini. Pengiriman diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun 2026.
Volvo juga memberikan garansi baterai yang kompetitif untuk EX60. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik.
Dengan harga yang lebih murah dan performa yang unggul, Volvo EX60 menjadi pilihan menarik di segmen crossover listrik premium.
>>> Pagani Resmi 'Makamkan' Zonda pada 2024, Tapi Divisi Unico Terus Menghidupkannya Kembali
Persaingan dengan BMW iX3 diprediksi akan semakin ketat.
