Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menyoroti efektivitas anggaran pendidikan di Papua Barat.
Ia meminta seluruh pemerintah daerah di provinsi tersebut meningkatkan kualitas data perencanaan dan kebutuhan pendidikan.
>>> Pemprov Banten Minta OPD Responsif Tangani Keluhan Warga
Data yang valid diperlukan mulai dari pendidikan dasar hingga menengah atas. Menurut Filep, langkah ini penting agar perencanaan dan pengalokasian anggaran pembangunan sektor pendidikan dapat dilakukan secara efektif.
“Kita masih bicara soal anggaran yang kurang, tetapi belum berbicara tentang bagaimana uang yang ada dimanfaatkan secara maksimal,” kata Filep di Manokwari Selatan, Senin (18/5/2026).
Ia menilai persoalan pendidikan di Tanah Papua tidak hanya terkait keterbatasan anggaran. Efektivitas pemanfaatan dana otonomi khusus (Otsus) juga perlu diperhatikan agar tepat sasaran.
Filep menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pendidikan harus didukung data valid. Data tersebut mencakup kebutuhan riil sekolah, tenaga pengajar, serta siswa pada setiap jenjang pendidikan.
“Kalau dibandingkan sebelum Otsus dan saat ini, belum ada perubahan signifikan khususnya terkait afirmasi kepada siswa-siswi asli Papua,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Filep menyalurkan bantuan 215 seragam batik bagi siswa dan guru SD YPK 12 Ora Et Labora di Kampung Waroser, Distrik Oransbari, Manokwari Selatan.
>>> Jakbar Gencar Tekan Produksi Residu Sampah dari Sumbernya
Bantuan itu diberikan setelah pihak sekolah menyampaikan aspirasi pada perayaan HUT YPK 8 Maret 2026.
Sekolah melaporkan masih ada sekitar 209 siswa yang belum memiliki seragam batik.
“Saya sebagai alumni YPK merasa terpanggil untuk membantu memberikan seragam sekolah kepada adik-adik di sini,” kata Filep.
Kepala SD YPK 12 Ora Et Labora Magdalena Selfiana Betay mengapresiasi bantuan tersebut. Ia menilai bantuan itu dapat mendukung semangat belajar siswa sekaligus membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Filep menilai bahwa efektivitas pemanfaatan dana otonomi khusus (Otsus) juga perlu diperhatikan agar tepat sasaran.
>>> Polisi Bekuk Sindikat Pencuri Aki Truk di Pelabuhan Tanjung Priok
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pendidikan harus didukung data valid yang mencakup kebutuhan riil sekolah, tenaga pengajar, serta siswa pada setiap jenjang pendidikan.