Harga minyak mentah dunia mencatat kenaikan pada perdagangan Rabu, 22 Mei 2024. Pergerakan ini dipicu oleh keraguan investor terhadap upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Analis memperkirakan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berpotensi bergerak di kisaran 90 hingga 110 dolar AS per barel.
>>> Bocoran Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S27, Kapan Rilis?
Proyeksi ini muncul setelah harga minyak Brent dan WTI sebelumnya turun sekitar 2 persen.
Faktor Pendorong Kenaikan
Ketidakpastian mengenai hasil negosiasi AS-Iran menjadi sentimen utama di pasar. Investor menilai bahwa kesepakatan damai yang dapat meningkatkan pasokan minyak global masih sulit tercapai.
Kekhawatiran akan gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah turut mendorong harga. Situasi geopolitik yang belum stabil membuat pelaku pasar bersikap hati-hati.
>>> Siaran Langsung Persita vs Persis Liga Super 2026, Live di Vidio
Data ekonomi AS yang kuat juga memberikan dukungan bagi harga minyak. Permintaan energi yang tetap tinggi menjadi faktor fundamental yang memperkuat tren kenaikan.
Prospek Harga ke Depan
Para analis memantau perkembangan negosiasi antara Washington dan Teheran. Setiap perkembangan positif berpotensi menekan harga, sementara kebuntuan dapat memicu kenaikan lebih lanjut.
Selain faktor geopolitik, keputusan OPEC+ mengenai produksi juga menjadi perhatian. Aliansi produsen minyak diperkirakan akan mempertahankan kebijakan pasokan yang ketat.
>>> Apakah Boleh Sholat Idul Adha Sendiri? Begini Niat & Caranya
Dengan rentang prediksi 90-110 dolar AS per barel, harga WTI masih memiliki ruang untuk naik. Namun, volatilitas diperkirakan tetap tinggi dalam jangka pendek.
