Corsair, produsen perangkat keras asal Amerika Serikat, dikabarkan mulai menggunakan chip DRAM buatan China pada produk RAM DDR5 terbarunya.
Chip tersebut diproduksi oleh CXMT (ChangXin Memory Technologies), perusahaan semikonduktor asal China.
>>> Eufy Omni S2 Resmi Meluncur, Robot Vacuum Mewah dengan Pewangi Pertama di Dunia
Langkah ini memicu spekulasi di kalangan pengamat teknologi. Banyak yang menduga keputusan Corsair merupakan respons terhadap krisis pasokan chip global yang masih berlangsung.
Mengapa Corsair Beralih ke Chip China?
Krisis semikonduktor global telah mengganggu rantai pasokan berbagai produk elektronik, termasuk RAM. Dengan menggunakan chip dari CXMT, Corsair mungkin ingin mengamankan pasokan komponen untuk memenuhi permintaan pasar.
CXMT sendiri merupakan salah satu produsen DRAM terbesar di China.
Perusahaan ini telah mengembangkan teknologi memori yang cukup kompetitif, meskipun masih tertinggal dari pemain utama seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Namun, belum ada pernyataan resmi dari Corsair mengenai alasan di balik penggunaan chip CXMT.
Spekulasi lain menyebutkan bahwa langkah ini bisa menjadi strategi diversifikasi pemasok untuk mengurangi ketergantungan pada produsen DRAM Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Dampak pada Performa dan Keandalan
Pertanyaan utama yang muncul adalah apakah RAM DDR5 Corsair dengan chip CXMT memiliki performa dan keandalan yang setara dengan produk yang menggunakan chip dari pemasok tradisional.
Sejauh ini, belum ada pengujian independen yang membandingkan keduanya.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa RAM tersebut berfungsi normal dalam sistem mereka. Namun, masih terlalu dini untuk menyimpulkan kualitas jangka panjangnya.
>>> Penampil Jogja Financial Festival 2026 Day 2 Hari Ini, Juicy Luicy
CXMT telah memproduksi DRAM sejak 2019 dan produknya digunakan di berbagai perangkat. Meskipun demikian, reputasi mereka di pasar global masih terbatas dibandingkan dengan raksasa industri.