Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) Jamieson Greer mengatakan bahwa tarif semikonduktor tidak akan segera diberlakukan.
Pernyataan itu disampaikan dalam kunjungannya ke proyek perluasan pabrik chip Micron Technology di luar Washington, seperti dilaporkan Reuters.
>>> Kemensos Mulai Cairkan Bantuan Sosial Tahap Kedua Akhir Mei 2026
Greer menekankan pentingnya melindungi sektor chip AS, namun waktu dan besaran tarif harus tepat. "Jadi, memiliki tarif semikonduktor sangat penting.
Yang lebih penting daripada perlindungan untuk fasilitas seperti ini adalah memastikan kami melakukannya pada waktu yang tepat dan dalam jumlah yang tepat," ujar Greer.
"Tidak ada tarif yang segera datang," tambahnya.
>>> Rubio Akui Ada Kemajuan dalam Negosiasi dengan Iran, tapi Masih Banyak Pekerjaan
Pada Agustus lalu, Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif sekitar 100 persen untuk semikonduktor.
Ancaman itu menjadi perhatian perusahaan teknologi Korea Selatan seperti Samsung Electronics dan SK hynix.
Dalam lembar fakta bersama antara Seoul dan Washington tahun lalu, AS setuju untuk menawarkan tarif semikonduktor yang "tidak kurang menguntungkan" dibandingkan dengan mitra dagang lain yang memiliki volume perdagangan chip sebesar Korea Selatan.
>>> Trump Batal Hadiri Pernikahan Putra Sulungnya karena Urusan Negara
Pernyataan Greer memberikan kelegaan sementara bagi industri chip global yang khawatir akan kebijakan proteksionis AS.