unique visitors counter
⌂ Beranda News Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Orang

Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Orang

Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Orang
Tim penyelamat di lokasi ledakan tambang batu bara Liushenyu di Changzhi, Shanxi, China
A A Ukuran Teks16px

Ledakan gas di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China utara, menewaskan sedikitnya 82 orang, demikian laporan media pemerintah pada Sabtu.

Puluhan pekerja dilaporkan masih terjebak di bawah tanah.

>>> Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 8 Orang, Puluhan Terjebak

IN2

Kantor berita resmi Xinhua melaporkan bahwa kecelakaan di tambang batu bara Liushenyu di Kota Changzhi terjadi pada Jumat malam.

Sebanyak 247 pekerja terjebak di bawah tanah.

Awalnya, Xinhua melaporkan pada Sabtu pagi bahwa delapan orang tewas dan 38 orang terjebak. Namun, jumlah korban kemudian meningkat drastis.

in2

Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan, demikian menurut Xinhua. Upaya penyelamatan terus dilakukan.

Presiden Xi Serukan Penyelamatan Maksimal

Presiden China Xi Jinping menyerukan upaya maksimal untuk menyelamatkan para korban yang hilang.

Ia juga meminta penyelidikan penyebab kecelakaan dan penindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab, seperti dilaporkan Xinhua.

Provinsi Shanxi dikenal sebagai provinsi pertambangan batu bara utama China.

Dengan luas wilayah lebih besar dari Yunani dan populasi sekitar 34 juta jiwa, provinsi ini memproduksi 1,3 miliar ton batu bara tahun lalu, atau hampir sepertiga dari total produksi China.

>>> SpaceX Luncurkan Starship Terbesar dalam Uji Terbang

Kecelakaan ini menjadi salah satu yang terburuk dalam industri pertambangan batu bara China dalam beberapa tahun terakhir.

Industri tambang batu bara China kerap dilanda kecelakaan, meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan keselamatan.

Data resmi menunjukkan bahwa angka kematian di tambang batu bara China telah menurun dalam satu dekade terakhir, tetapi kecelakaan besar masih terjadi.

Ledakan gas merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan di tambang bawah tanah.

Operasi penyelamatan di lokasi tambang Liushenyu masih berlangsung. Tim penyelamat berusaha mencapai para pekerja yang masih terjebak di kedalaman tambang.

Belum ada pernyataan resmi mengenai jumlah total pekerja yang berada di tambang saat ledakan terjadi. Namun, Xinhua melaporkan bahwa 247 orang terjebak setelah ledakan.

Kecelakaan ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan batu bara China untuk memenuhi kebutuhan energi. Shanxi, sebagai pusat produksi batu bara, memiliki peran penting dalam pasokan energi nasional.

Pemerintah setempat telah mengerahkan tim penyelamat dan peralatan berat untuk mempercepat evakuasi. Keluarga korban menunggu dengan cemas di luar area tambang.

>>> Kemensos Salurkan BPNT dan PKH Triwulan II 2026, Cek Penerima via cekbansos.kemensos.go.id

Insiden ini kembali menyoroti risiko keselamatan di industri pertambangan China. Meskipun ada perbaikan, kecelakaan fatal masih kerap terjadi.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru