Iran memindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 mereka ke Meksiko setelah FIFA menyetujui permintaan untuk mengubah lokasi dari Tucson, Arizona.
Keputusan ini diumumkan oleh presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, pada hari Sabtu.
>>> Penembakan di Dekat Gedung Putih, Pelaku Ditembak dan Dilarikan ke Rumah Sakit
Tim Iran akan bermarkas di Tijuana, kota di perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat, selama turnamen berlangsung.
"Beruntung, berkat pertemuan dengan pejabat FIFA, permintaan kami untuk mengubah negara dari AS ke Meksiko, karena masalah visa, diterima oleh FIFA," kata Taj dalam video yang disiarkan kantor berita Fars.
Taj menjelaskan bahwa Tijuana terletak di antara Meksiko dan AS, namun secara administratif berada di Meksiko. "Kami telah menyelesaikan pembangunan tim di sana," tambahnya.
Alasan Pemindahan Markas
Pemindahan ini bertujuan menghindari komplikasi terkait visa. Tim juga dapat menggunakan penerbangan Iran Air untuk terbang langsung ke Meksiko.
Partisipasi Iran di Piala Dunia telah dipertanyakan selama berbulan-bulan karena turnamen ini turut menjadi tuan rumah oleh AS, yang bersama Israel mulai membom Iran pada 28 Februari lalu, memicu perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Iran tergabung di Grup G dan akan memainkan dua pertandingan pertama mereka di Los Angeles.
Mereka akan membuka kampanye melawan Selandia Baru pada 15 Juni, kemudian menghadapi Belgia pada 21 Juni, dan menutup babak grup melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Taj mengatakan Tijuana lebih dekat ke kota tempat Iran akan bertanding dibandingkan kamp di Arizona. "Jarak untuk dua pertandingan di LA hanya 55 menit penerbangan.
Jauh lebih singkat dibandingkan dari Tucson," ujarnya.
Saat ini tim Iran sedang bersiap di Antalya, Turki selatan. Beberapa pemain telah mendatangi kedutaan AS di Ankara pada Kamis untuk mengajukan permohonan visa Piala Dunia.
