Kamera: Dimensity 9500 memiliki mesin fokus 30fps berbantuan NPU dan denoise untuk foto 200MP.
Exynos 2600 mengandalkan Visual Perception System (VPS) berbasis AI untuk pengenalan elemen real-time, Deep Learning Video Noise Reduction (DVNR) untuk low-light, dan dukungan codec APV.
Konektivitas: Dimensity 9500 memiliki modem 5G terintegrasi dengan kecepatan unduh hingga 7,4 Gbps, Wi-Fi 7 hingga 7,3 Gbps.
Exynos 2600 menggunakan modem eksternal Exynos 5410 dengan kecepatan unduh hingga 14,79 Gbps, unggah 4,9 Gbps, Wi-Fi 7 hingga 4,9 Gbps.
Keduanya mendukung Bluetooth 6.0.
Kesimpulannya, Dimensity 9500 unggul dalam performa GPU dan stabilitas gaming, sementara Exynos 2600 menawarkan kecepatan unduh 5G lebih tinggi serta peningkatan AI dan kamera yang signifikan.
Exynos 2600 juga mendukung upload speed hingga 4,9 Gbps, sementara Dimensity 9500 tidak menyebutkan angka upload.
Dalam hal Wi-Fi 7, Dimensity 9500 mencapai peak speed 7,3 Gbps, lebih tinggi dari Exynos 2600 yang hanya 4,9 Gbps.
Kedua chip sama-sama mendukung Bluetooth 6.0.
Untuk kamera, Dimensity 9500 mendukung single camera hingga 320MP dan 8K video recording, serta real-time semantic segmentation.
Exynos 2600 juga mendukung 320MP single camera, 108MP single camera at 30fps, 64MP+32MP dual cameras at 30fps, 8K video, dan real-time semantic segmentation.
Dari segi NPU, Dimensity 9500 menggunakan MediaTek NPU 990 dengan agentic AI, mampu menghasilkan gambar 4K dari teks.
>>> Lava Shark 2 Resmi Meluncur dengan Layar 120Hz dan Baterai 6.000 mAh
Exynos 2600 memiliki NPU dengan 32K MAC, menawarkan generative AI 113% lebih cepat dari Exynos 2500, serta mendukung resolution upscaling dan frame generation.