Sebelumnya, seorang laksamana AS mengatakan penjualan senjata ke Taiwan ditangguhkan karena kekurangan amunisi akibat perang dengan Iran. Hegseth menolak mengaitkan kedua hal tersebut.
Sekutu Indo-Pasifik
Hegseth memuji sejumlah mitra seperti Korea Selatan, Filipina, Jepang, dan Australia. Ia juga memuji India atas kemampuannya memperbaiki dan mendukung kapal Angkatan Laut AS.
Ia menyerukan sekutu untuk memikul lebih banyak beban pertahanan, membelanjakan setidaknya 3,5 persen PDB untuk pertahanan, dan mendapatkan prioritas dalam penjualan senjata, berbagi intelijen, dan kerja sama industri.
Sekutu Eropa
Hegseth mengecam sekutu Eropa karena dianggap membiarkan perbatasan terbuka dan menggerus militer sambil mengejar retorika globalis kosong. Ia menyatakan era AS mensubsidi pertahanan negara kaya sudah berakhir.
Ia memperingatkan sekutu Eropa harus membuat keputusan besar. Pemerintahan Trump telah berulang kali menyatakan ketidakpuasan atas kurangnya dukungan sekutu NATO dalam perang melawan Iran.
Pujian untuk Trump
Hegseth memuji Trump karena memulihkan pencegahan AS dan pendekatan realistis terhadap pertahanan. Ia mencontohkan operasi militer yang menyingkirkan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan serangan ke Iran.
>>> Korsel, AS, dan Negara Lain Desak Penunjukan Kapal Pelanggar Sanksi Korut
Ia juga memuji permintaan anggaran pertahanan Trump yang memecahkan rekor sebesar 1,5 triliun dolar AS. Menurutnya, hal itu akan memperkuat dominasi militer AS selama beberapa dekade mendatang.
