Beberapa orang tampak lebih muda dari usia sebenarnya. Selain faktor genetik, kebiasaan hidup sehat menjadi kunci utama.
Menurut laporan WebMD dan sumber lainnya, ada sejumlah kebiasaan anti-penuaan yang umum ditemukan pada mereka yang awet muda.
>>> Pemenang Booker Prize: Sastra Jadi Kekuatan Abadi untuk Perubahan
Lindungi Kulit dari Sinar Matahari
Perbedaan terbesar antara yang tampak muda dan tidak adalah perlindungan terhadap sinar ultraviolet. Mereka yang awet muda rutin menggunakan tabir surya, memakai topi, dan mencari tempat teduh.
Mereka sadar bahwa kulit terbakar hari ini bisa menjadi keriput di kemudian hari. Selain itu, mereka menjaga kelembapan kulit, menghindari rokok, dan membatasi alkohol.
Tidur Berkualitas
Orang yang tampak lebih muda tidak mengorbankan tidur demi pekerjaan. Kecukupan tidur penting untuk kejernihan mental dan stabilitas emosi.
Saat istirahat cukup, kulit dan suasana hati membaik. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur semalam saja dapat mempercepat penuaan seluler.
Sebaliknya, tidur berkualitas membantu memperbaiki DNA dan membuang racun.
Orang dewasa disarankan tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
Kebiasaan baik termasuk rutinitas tidur yang menenangkan, kamar gelap dan sejuk, serta menghindari gawai setidaknya satu jam sebelum tidur.
Aktif Bergerak
Olahraga adalah salah satu cara paling efektif melawan penuaan.
Aktivitas fisik meningkatkan sirkulasi darah, memasok oksigen ke kulit, merangsang produksi kolagen, memperkuat otot, menjaga kelenturan sendi, dan memperbaiki postur tubuh.
Latihan berat tidak diperlukan. Jalan kaki 30 menit setiap hari sudah memberikan manfaat luar biasa.
Kuncinya adalah konsistensi.
Orang yang usianya sulit ditebak tidak berolahraga sesekali saja; mereka menjadikan gerakan sebagai bagian penting kehidupan sehari-hari.
Konsumsi Makanan Alami
Mereka fokus pada makanan tidak olahan seperti sayuran, buah segar, protein tanpa lemak, lemak sehat, dan biji-bijian utuh.
