unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Zine Kembali Naik Daun di Jepang, AI Tak Bisa Tiru Sentuhan Manusia

Zine Kembali Naik Daun di Jepang, AI Tak Bisa Tiru Sentuhan Manusia

Zine Kembali Naik Daun di Jepang, AI Tak Bisa Tiru Sentuhan Manusia
Pameran zine di Jepang dipadati pengunjung muda
A A Ukuran Teks16px

Toko buku besar seperti Sanseido, yang berusia 145 tahun di distrik Jimbocho, Tokyo, mulai menjual zine hampir setahun lalu.

>>> Cara Cepat Bermain Minecraft Classic 2026, Panduan Lengkap untuk Pemula

"Kami merasa bahwa zine dapat menarik audiens yang berbeda dari pembaca tradisional," kata Masato Sugiura dari Sanseido.

IN2

"Semua orang mencari sesuatu yang benar-benar sesuai dengan mereka. Pembaca mungkin lebih tertarik pada zine, yang bersifat niche dan mencakup topik lebih luas," tambahnya.

Di tengah penurunan media cetak di Jepang—penjualan buku dan majalah turun menjadi 40 persen dari puncak 2,6 triliun yen pada 1996—zine justru bangkit.

Sirkulasi media cetak mencapai puncak 53,76 juta pada 1997, namun pada 2025 turun lebih dari setengahnya.

in2

Banyak penulis khawatir AI dan media sosial akan mempercepat tren ini. Di Inggris, studi 2025 menunjukkan separuh novelis percaya AI kemungkinan menggantikan karya mereka.

Namun, di kalangan generasi baru, penerbitan cetak kembali diminati lewat zine.

Perusahaan riset swasta memperkirakan perputaran pasar penerbitan independen Jepang mencapai 150 miliar yen pada Maret 2026—hampir dua kali lipat dari empat tahun lalu.

Pameran zine kini rutin digelar di Tokyo, dipadati pengunjung muda. Mereka melihat berbagai majalah buatan tangan dengan desain abstrak, fotografi, atau monolog pribadi.

Harumi Kikuchi (22), pengunjung pameran, mengatakan AI dan media sosial didorong algoritma yang hanya menampilkan apa yang ingin dilihat.

"Tetapi fakta bahwa banyak pembuat zine hadir di sini menunjukkan bahwa ada banyak pandangan dunia yang berbeda," ujarnya.

Watashi Kishino, pembuat zine ilustrasi hitam-putih tentang kehidupan sehari-hari, mengakui orang bisa membuat banyak hal dengan AI.

>>> Acer Iconia Duo S14 Resmi Meluncur, Tablet OLED 14,2 Inci dengan Baterai 10.000mAh

"Tetapi saya percaya ada daya tarik tersendiri dalam memiliki sesuatu yang nyata untuk dipegang di tangan seperti ini," katanya sambil menunjukkan karyanya.

M
Tim Redaksi
Penulis: Maria Renata
📰 Update Terbaru