Jepang dan Brasil mengadakan dialog strategis pertama pada Senin, 18 Mei 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama yang lebih erat di bidang keamanan ekonomi dan perdagangan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Tokyo memperdalam hubungan dengan Brasil, negara Amerika Selatan yang kaya sumber daya dan memiliki posisi strategis.
>>> Kemenhaj Optimalkan Perlindungan Jamaah Lansia saat Puncak Haji
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira bertukar pandangan mengenai upaya memastikan pasokan energi yang stabil.
Hal ini penting di tengah konflik di Timur Tengah.
Keduanya juga membahas pasokan mineral tanah jarang yang stabil. Seorang pejabat pemerintah Jepang menyampaikan hal tersebut.
Untuk meningkatkan hubungan ekonomi, kedua menteri membahas prospek negosiasi menuju perjanjian kemitraan ekonomi antara Jepang dan Mercosur. Mercosur adalah blok serikat pabean Amerika Selatan yang anggotanya termasuk Brasil.
>>> DEN: Digitalisasi Perlinsos Bantu Penyaluran Bantuan Tepat Sasaran
Brasil merupakan salah satu anggota utama kelompok "Global South," yang terdiri dari negara-negara berkembang dan ekonomi yang sedang tumbuh.
Brasil juga menjadi bagian dari kelompok BRICS bersama China, India, dan Rusia.
Jepang memandang Brasil sebagai mitra global strategis yang memiliki nilai dan prinsip yang sejalan.
Pertemuan perdana dialog strategis tahunan ini berlangsung sebagai bagian dari Rencana Aksi Kemitraan Strategis dan Global selama lima tahun.
>>> Progres Penataan Jalan Rasuna Said Sisi Timur Capai 60 Persen
Rencana tersebut diumumkan pada Maret 2025, ketika Jepang menjamu Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva sebagai tamu kenegaraan di Tokyo.