Silicon Quantum Computing (SQC), perusahaan deep-tech asal Australia, mengumumkan kemajuan signifikan dalam pengembangan prosesor kuantum berbasis silikon.
Mereka menggandeng AMD sebagai mitra teknologi untuk mewujudkan komputer kuantum skala komersial yang ditargetkan tersedia pada 2033.
>>> Realme Mulai Memanaskan P4R 5G Jelang Peluncuran di India
Kolaborasi ini diharapkan mampu merevolusi berbagai sektor, mulai dari telekomunikasi, keuangan, energi, hingga pertahanan. SQC memanfaatkan teknologi perangkat keras AMD untuk mengendalikan qubit dengan presisi atom.
Presisi Tingkat Atom untuk Qubit
SQC berhasil mengembangkan teknologi penempatan atom fosfor individual pada silikon murni isotopik dengan akurasi 0,13 nanometer. Kemampuan ini memungkinkan penciptaan qubit dengan tingkat presisi sangat tinggi.
Berbeda dengan bit konvensional yang bernilai 0 atau 1, qubit dapat berada pada beberapa kondisi sekaligus.
Hal ini berpotensi memberikan kemampuan komputasi jauh lebih besar dibandingkan komputer saat ini.
Peran Teknologi AMD
Untuk mengendalikan sistem kuantum yang kompleks, SQC menggunakan platform AMD Zynq UltraScale+ RFSoC. Platform ini dirancang khusus untuk mengatur dan membaca qubit secara presisi.
>>> Vivo X500 Ultra Dikabarkan Punya Zoom Optik 10x Tanpa Lensa Telekonverter
Selain itu, SQC juga memanfaatkan klaster komputasi berbasis prosesor AMD Ryzen Threadripper. Klaster ini digunakan untuk menjalankan simulasi, pemodelan, dan pengembangan perangkat lunak kuantum.
Founder dan CEO SQC, Michelle Simmons, menekankan pentingnya dukungan hardware terbaik. "Menghadirkan komputer kuantum skala komersial membutuhkan hardware paling modern dan hubungan kuat dengan penyedia hardware.
Kami bangga menggunakan produk AMD," ujarnya.
Head of Software SQC, Ramon Buckland, menambahkan bahwa platform AMD memungkinkan pengiriman instruksi ke qubit dengan kecepatan yang dibutuhkan.
>>> 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
"Dengan mengendalikan setiap aspek, termasuk pulsa analog untuk kontrol qubit, kami memaksimalkan keandalan dan performa," jelasnya.
