unique visitors counter
⌂ Beranda News Trump Kecam Suara DPR AS yang Dinilai Tidak Patriotik untuk Akhiri Perang Iran
News

Trump Kecam Suara DPR AS yang Dinilai Tidak Patriotik untuk Akhiri Perang Iran

Presiden AS Donald Trump di Kantor Oval
Presiden AS Donald Trump di Kantor Oval
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Presiden AS Donald Trump mengecam suara di DPR yang berupaya memerintahkan penarikan pasukan Amerika dari perang Iran. Ia menyebut langkah itu tidak patriotik dan mengganggu negosiasi dengan Teheran.

Suara yang sebagian besar bersifat simbolis itu terjadi di tengah negosiasi akhir Trump untuk mengakhiri perang dengan Republik Islam Iran.

Hal itu diungkapkan Trump dalam unggahan di platform Truth Social.

"Siapa yang akan melakukan hal yang tidak patriotik seperti itu. Mereka tahu di mana posisi negosiasi," tulis Trump.

Empat Republikan Bergabung dengan Demokrat

Empat anggota Partai Republik bergabung dengan Demokrat dalam mendukung langkah tersebut. Suara berakhir dengan 215-208 dan kini dikirim ke Senat.

Langkah itu akan menghadapi veto presiden.

Ini adalah pertama kalinya DPR yang dikuasai Republik menyetujui tindakan yang memaksa Trump mengakhiri operasi militer melawan Teheran sejak perang dimulai tiga bulan lalu.

Demokrat menuduh Trump melanggar konstitusi dengan meluncurkan serangan terhadap Iran bersama Israel pada akhir Februari tanpa otorisasi kongres.

Berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Perang, presiden memiliki waktu 60 hari untuk mendapatkan persetujuan kongres setelah memasukkan pasukan AS ke dalam permusuhan.

Batas waktu itu telah berlalu berminggu-minggu lalu. Demokrat mengatakan Trump kini melanggar hukum.

"(Demokrat) lebih memilih negara kita gagal daripada memberi saya kemenangan lagi, dari sekian banyak kemenangan," kata Trump. "Empat anggota Republik itu cerita lain — Mereka PEMBUAL!

Mereka harus malu pada diri mereka sendiri."

📰 Update Terbaru