Jakarta, CNN Indonesia -- Drama China Overdo yang dibintangi Zhang Linghe dan Wang Churan langsung menuai pro dan kontra setelah merilis lima episode pertamanya pada 19 Juli.
Banyak penonton mengkritik opening sequence yang dihasilkan AI, visual para bintang yang terlalu pucat, serta sinematografi yang dinilai menyerupai drama pendek berbujet rendah.
>>> OxygenOS Resmi Dihentikan, Ini Daftar Lengkap Perangkat OnePlus yang Dapat ColorOS 17
Kritikan pedas tertuju kepada sutradara Yi Jun (The Princess's Gambit, Lost Track of Time). Seorang netizen menulis, "Siapa yang memberi sutradara ini pekerjaan?
Sungguh sia-sia aktor berkualitas tinggi dan kostum indah."
Netizen lain mengeluhkan efek suara dan pengambilan gambar yang persis seperti drama pendek. Ada pula yang kecewa dengan penggunaan AI dan pasca produksi yang ceroboh.
Namun, tidak sedikit penonton yang membela. Mereka menilai kritikan datang tanpa menonton seluruh episode.
"Zhang Linghe dan Wang Churan di sini begitu bagus," kata seorang penggemar.
>>> Kung Fu Soccer Stephen Chow Raup Rp3,86 T dalam 9 Hari di China
Akting para pemain dinilai luar biasa, dengan chemistry yang memukau antara Zhang Linghe dan Wang Churan.
Beberapa penonton menyarankan untuk tidak terburu-buru menghakimi karena masih ada 28 episode lagi.
Overdo diadaptasi dari novel Fei Wo Si Cun.
Ceritanya mengikuti Murong Qingyi (Zhang Linghe), putra panglima perang yang masa kecilnya penuh penderitaan dan diselamatkan oleh Ren Susu (Wang Churan).
Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali dalam situasi rumit saat Ren Susu kembali dengan identitas baru sebagai calon kakak ipar Murong Qingyi.
>>> Travis Scott Terlibat Perkelahian Lempar Botol di Klub Malam New York
Drama ini memiliki 33 episode dan tayang setiap hari di iQIYI dan WeTV.

